Victor Mailangkay Mundur dari NasDem, Ketua DPW Sulut Segera Diganti

Victor Mailangkay Mundur dari NasDem, Ketua DPW Sulut Segera Diganti

KOTA PALU, SULAWESI TENGAH — Berdasarkan laporan yang diterbitkan pada 1 Oktober 2026, Wakil Gubernur Sulawesi Utara Victor Mailangkay menyatakan mengundurkan diri dari Partai NasDem. Keputusan politik tersebut disampaikan melalui surat pengunduran diri yang telah diberikan langsung kepada Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh beberapa waktu lalu. Penyampaian surat itu menjadi penanda bahwa Victor tidak lagi melanjutkan keanggotaannya di partai tersebut.

Sebelum mengundurkan diri, Victor Mailangkay menjabat sebagai Ketua Dewan Pimpinan Wilayah atau DPW Partai NasDem Sulawesi Utara. Dengan demikian, pengunduran dirinya berkaitan langsung dengan posisi dan perannya dalam struktur organisasi NasDem di daerah tersebut. Ia sebelumnya memimpin DPW NasDem Sulawesi Utara sebagai bagian dari tanggung jawabnya di lingkungan partai.

Peristiwa ini menempatkan Partai NasDem Sulawesi Utara dalam proses perubahan kepemimpinan. Jabatan Ketua DPW yang sebelumnya diemban Victor akan segera digantikan sesuai dengan keputusan partai. Namun, inti perkembangan yang telah disampaikan adalah pengunduran diri Victor sebagai kader NasDem, yang suratnya telah diterima secara langsung oleh Surya Paloh beberapa waktu lalu.

Pengunduran diri itu sekaligus memisahkan dua status yang sebelumnya melekat pada Victor Mailangkay, yakni sebagai Wakil Gubernur Sulawesi Utara dan sebagai Ketua DPW NasDem Sulawesi Utara. Informasi mengenai keputusan tersebut disampaikan dengan fokus pada langkah politik Victor untuk meninggalkan Partai NasDem. Tidak terdapat keterangan lain yang menjadi dasar keputusan itu dalam informasi yang tersedia.

Sekretaris Jenderal Partai NasDem Hermawi Taslim mengonfirmasi bahwa Victor Mailangkay telah mengundurkan diri dari partai tersebut. Konfirmasi itu disampaikan Hermawi ketika dihubungi pada Kamis, 1 Oktober, terkait kabar mengenai posisi Wakil Gubernur Sulawesi Utara tersebut di dalam struktur NasDem.

Hermawi membenarkan informasi tersebut secara langsung. “Benar, Wagub Sulut mundur dari NasDem,” ujar Hermawi. Pernyataan itu menegaskan bahwa Victor tidak lagi menjadi bagian dari Partai NasDem, sekaligus mengonfirmasi kabar yang sebelumnya beredar mengenai pengunduran dirinya.

Konfirmasi dari Hermawi memiliki arti penting karena disampaikan oleh pimpinan teras partai. Sebagai sekretaris jenderal, Hermawi menjadi salah satu pihak yang berwenang memberikan penjelasan mengenai status kader dan dinamika internal NasDem. Dengan pernyataan tersebut, informasi tentang pengunduran diri Victor memperoleh penegasan resmi dari partai.

Victor Mailangkay diketahui menjabat sebagai Wakil Gubernur Sulawesi Utara. Karena itu, kabar mengenai pengunduran dirinya dari NasDem menjadi perhatian dalam perkembangan politik di daerah tersebut. Namun, konfirmasi Hermawi hanya menyangkut kebenaran pengunduran diri dan status Victor sebagai kader NasDem.

Hermawi tidak memberikan penjelasan lebih lanjut mengenai alasan di balik keputusan Victor. Oleh sebab itu, informasi tentang latar belakang pengunduran diri tersebut belum disampaikan secara resmi oleh Sekretaris Jenderal NasDem. Keterangan yang tersedia sejauh ini terbatas pada pembenaran bahwa Victor Mailangkay, yang menjabat sebagai Wagub Sulut, telah mundur dari Partai NasDem.

Dengan demikian, posisi Victor dalam partai dipastikan berubah setelah pengunduran diri tersebut. NasDem telah mengakui kabar itu melalui pernyataan Hermawi, sementara berbagai informasi lain mengenai tindak lanjut organisasi maupun langkah politik Victor masih menunggu keterangan resmi berikutnya.

Setelah Victor Mailangkay menyatakan mengundurkan diri, Partai NasDem menyiapkan rencana untuk mengisi posisi Ketua DPW NasDem Sulawesi Utara. Partai berencana menunjuk salah satu kader untuk menjalankan tugas tersebut. Langkah ini menjadi bagian dari penataan organisasi setelah pengunduran diri Victor, yang sebelumnya memimpin struktur partai di tingkat provinsi.

Namun, pergantian tersebut belum dinyatakan terlaksana. NasDem masih akan membahas dan menetapkan keputusan mengenai sosok yang akan mengisi jabatan Ketua DPW NasDem Sulut. Dengan demikian, informasi mengenai penggantian kepemimpinan saat ini masih berada dalam tahap rencana, bukan pengumuman bahwa ketua baru telah resmi ditetapkan.

Sekretaris Jenderal Partai NasDem Hermawi Taslim menyampaikan bahwa rapat terkait penentuan ketua baru akan dipimpinnya secara langsung. Rapat itu dijadwalkan berlangsung di Manado pada Sabtu malam. Dalam agenda tersebut, partai berencana mengumumkan kader yang akan dipercaya mengisi posisi Ketua DPW NasDem Sulawesi Utara.

Rencana rapat dan pengumuman itu menjadi tahapan penting bagi NasDem untuk memastikan keberlanjutan kepemimpinan di tingkat wilayah. Sampai rapat berlangsung dan keputusan disampaikan, belum ada nama yang dapat disebut sebagai ketua baru. Partai masih menunggu hasil pembahasan yang akan dipimpin Hermawi di Manado. Karena itu, posisi Ketua DPW NasDem Sulut secara resmi baru dapat dinyatakan berganti setelah pengumuman partai dilakukan.

Keputusan Victor Mailangkay untuk mengundurkan diri dari Partai NasDem tercatat dalam rangkaian pengunduran diri sejumlah kader partai tersebut. Sebelum Victor, Ahmad Ali dan Rusdi Masse Mappasessu telah lebih dahulu menyatakan mundur dari NasDem. Keduanya kemudian bergabung dengan Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Informasi mengenai perpindahan tersebut menjadi bagian dari catatan politik para kader NasDem yang meninggalkan partai dan melanjutkan aktivitas politiknya melalui partai lain.

Ahmad Ali dikenal sebagai salah satu politikus yang sebelumnya berada di NasDem. Setelah mengundurkan diri, ia bergabung dengan PSI. Langkah serupa dilakukan Rusdi Masse Mappasessu, yang juga meninggalkan NasDem dan kemudian menjadi bagian dari PSI. Kedua nama tersebut disebut lebih dahulu mundur dibandingkan Victor Mailangkay dalam rangkaian peristiwa ini.

Perkembangan terbaru juga berkaitan dengan Mohammad Anugerah Pratama, putra Ahmad Ali. Ia mengundurkan diri dari Partai NasDem. Selain melepaskan keanggotaan partai, Mohammad Anugerah Pratama juga mengundurkan diri dari keanggotaannya sebagai anggota DPRD Kota Palu untuk periode 2024-2029. Dengan demikian, catatan pengunduran diri dalam tubuh NasDem mencakup Victor Mailangkay, Ahmad Ali, Rusdi Masse Mappasessu, serta Mohammad Anugerah Pratama, dengan keterangan bahwa Ahmad Ali dan Rusdi Masse Mappasessu kemudian bergabung dengan PSI.