HALMAHERA TIMUR – Dalam rangka mendukung program swasembada pangan nasional, Kodim 1505/Tidore turut berperan aktif dalam program cetak sawah seluas 455,2 hektare yang tersebar di 11 desa di wilayah Kecamatan Wasile, Wasile Timur, dan Wasile Tengah, Kabupaten Halmahera Timur, Provinsi Maluku Utara.
Komandan Kodim q1505/Tidore, Letkol Inf. Wahyu Widya Sasono, menyampaikan bahwa keterlibatan Kodim dalam program tersebut merupakan bentuk dukungan TNI Angkatan Darat terhadap upaya pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional melalui peningkatan ketersediaan lahan pertanian produktif.
Dandim menjelaskan, dukungan tersebut diwujudkan melalui pendampingan dan bantuan pembukaan lahan yang telah ditetapkan oleh Kementerian Pertanian sebagai lokasi program cetak sawah di wilayah Kabupaten Halmahera Timur.
“Bentuk dukungan konkret Kodim 1505/Tidore salah satunya membantu membuka lokasi cetak sawah yang sudah ditentukan oleh Kementerian Pertanian,” ujar Letkol Inf. Wahyu Widya Sasono.
Ia menjelaskan bahwa program cetak sawah tersebut merupakan salah satu bentuk dukungan TNI AD terhadap program pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan nasional. Melalui program ini, diharapkan ketersediaan lahan pertanian produktif semakin meningkat sehingga dapat menunjang produksi pangan dan memperkuat ketahanan pangan di daerah.
Adapun lahan yang menjadi sasaran program cetak sawah tersebut tersebar di 11 desa, yakni Desa Batu Raja seluas 19,50 hektare, Desa Bumirestu 37,80 hektare, Desa Mekarsari 83 hektare, Desa Subaim 53,50 hektare, Desa Bulapapo 2,90 hektare, Desa Daka Ino 28,30 hektare, Desa Rawamangun 103 hektare, Desa Sidomulyo 60 hektare, Desa Akedaga 16,80 hektare, Desa Woka Jaya 2,60 hektare, dan Desa Lolobata 47,80 hektare.
Menurut Dandim, keterlibatan Kodim dalam program tersebut berfokus pada dukungan dan bantuan dalam proses pembukaan serta pencetakan lahan sawah. Sementara itu, pengelolaan lahan setelah selesai dicetak dan siap dimanfaatkan akan diserahkan kepada masyarakat setempat atau kelompok tani di masing-masing desa.
“Setelah proses cetak sawah selesai dan lahan siap dimanfaatkan, nantinya pengelolaan akan diserahkan kepada masyarakat atau kelompok tani setempat. Kodim dalam hal ini mendukung dan membantu proses pencetakan sawah agar lahan tersebut dapat dimanfaatkan untuk kegiatan pertanian,” jelasnya.
Ia berharap, lahan sawah yang telah dicetak dapat dikelola dan dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat sehingga memberikan manfaat jangka panjang bagi para petani, meningkatkan produktivitas pertanian, serta mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Halmahera Timur.
“Melalui program ini, kami berharap masyarakat dapat memanfaatkan lahan yang telah dicetak dengan sebaik-baiknya. Dengan kerja sama antara TNI, pemerintah, dan masyarakat, kita dapat mendukung program swasembada pangan nasional sekaligus memperkuat ketahanan pangan di wilayah Halmahera Timur,” tutup Dandim.(Pen.1505)






