Probolinggo — Upaya menjaga kelestarian lingkungan dan mitigasi bencana kembali digencarkan TNI di wilayah Probolinggo. Pada Selasa, 25 November 2025, Kodim 0820/Probolinggo melaksanakan program **Pembinaan Lingkungan Hidup** melalui kegiatan **penghijauan massal** dengan menanam **1.000 pohon** yang tersebar di dua kawasan strategis: wilayah pesisir dan wilayah pegunungan.
Aksi penghijauan ini dipimpin langsung oleh **Pasiter Kodim 0820/Probolinggo, Kapten Inf Miko Supriyadi**, serta diikuti jajaran **Forkopimda Kabupaten Probolinggo**, perangkat kecamatan, perangkat desa, relawan lingkungan, dan ratusan warga setempat.
Lokasi pertama berada di **Pantai Desa Kalisalam, Kecamatan Dringu**, yang dikenal sebagai kawasan rawan abrasi dan gelombang pasang. Di area ini, ratusan bibit **mangrove** ditanam untuk memperkuat sabuk hijau pesisir.
Kapten Inf Miko Supriyadi menegaskan bahwa keberadaan mangrove sangat penting sebagai pelindung alami pesisir dari kerusakan lingkungan.
“Mangrove bukan hanya menahan abrasi, tetapi menjadi rumah bagi biota laut serta benteng alami dari ancaman gelombang besar. Penanaman ini adalah investasi lingkungan untuk masa depan masyarakat pesisir,” ujarnya.
Antusiasme masyarakat Kalisalam terlihat dari keterlibatan warga berbagai usia. Mereka bersama TNI bahu-membahu menanam bibit mangrove di sepanjang garis pantai yang telah disiapkan.
Lokasi kedua kegiatan berada di **Desa Sumber, Kecamatan Sumber**, wilayah pegunungan yang selama ini menjadi daerah resapan air dan penyangga ekosistem Probolinggo. Di titik ini, TNI bersama masyarakat melakukan penanaman **pohon keras** seperti beringin, mahoni, trembesi, dan alpukat.
Penanaman pohon keras dinilai penting untuk mencegah erosi serta menjaga ketersediaan air di wilayah hulu.
Kapten Inf Miko menyampaikan bahwa kegiatan penghijauan di pegunungan ini juga bagian dari upaya mendukung program pemerintah daerah dalam menjaga kawasan hutan masyarakat.
“Kami terus mendorong masyarakat untuk menjaga keseimbangan alam. Pohon keras ini akan tumbuh menjadi pelindung jangka panjang bagi warga di lereng dan hilir,” katanya.
Hadirnya jajaran Forkopimda Kabupaten Probolinggo memberikan dukungan besar bagi keberhasilan kegiatan ini. Kolaborasi lintas sektor dipandang penting untuk menghadirkan program lingkungan yang berkelanjutan.
Warga setempat mengapresiasi langkah TNI yang konsisten melibatkan masyarakat dalam kegiatan-kegiatan pelestarian alam. Selain menumbuhkan kesadaran lingkungan, kegiatan ini juga mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat.
Kodim 0820/Probolinggo memastikan bahwa kegiatan penghijauan tidak berhenti pada seremoni tanam pohon. Pemantauan dan perawatan pohon akan dilakukan secara berkala agar seluruh bibit yang ditanam dapat tumbuh optimal.
Pasiter Kapten Inf Miko menegaskan bahwa TNI berkomitmen untuk terus menjadi motor penggerak program pelestarian lingkungan, terutama di wilayah rawan bencana seperti Probolinggo.
“Ini adalah bentuk pengabdian TNI untuk menjaga bumi dan melindungi masyarakat. Pohon adalah warisan paling berharga untuk generasi mendatang,” tutupnya.
(Edi D/Pendim0820)











