SURABAYA, JAWA TIMUR — Berdasarkan laporan yang diterbitkan pada 13 September 2026, PSIM Yogyakarta, dalam persiapan menghadapi pertandingan tandang perdana melawan Persebaya di Surabaya, telah menyusun skuad yang terdiri dari 25 pemain. Keputusan untuk membawa hampir seluruh anggota tim merupakan langkah strategis yang menunjukkan komitmen dan keseriusan tim dalam meraih hasil positif. Para pelatih dan staf telah bekerja keras untuk memastikan bahwa setiap pemain dalam kondisi terbaik menjelang laga tersebut.
Latihan intensif telah dilakukan untuk meningkatkan faktor kesiapan fisik dan taktik, yang diharapkan akan memberikan keuntungan bagi PSIM saat berlaga di Stadion Gelora Bung Tomo. Kesiapan fisik para pemain menjadi prioritas utama karena kondisi cuaca dan atmosfer di Surabaya bisa menjadi tantangan tersendiri. Dengan demikian, tim pelatih telah fokus pada berbagai aspek kebugaran, termasuk kekuatan, ketahanan, dan teknik individual.
Di samping itu, taktik permainan yang akan diterapkan dalam laga ini juga telah dirancang dengan seksama. PSIM Yogyakarta diperkirakan akan mengandalkan strategi menyerang yang efektif, memanfaatkan kecepatan dan ketangkasan pemain sayap, serta kemampuan striker dalam mencetak gol. Para pemain diharapkan dapat beradaptasi dengan cepat terhadap taktik yang diterapkan selama pertandingan, terutama mengingat kekuatan lawan yang terkenal dengan permainan agresif mereka.
Pertandingan melawan Persebaya merupakan momentum penting bagi PSIM Yogyakarta untuk menunjukkan kualitas tim dan memperkuat posisi mereka dalam klasemen liga. Dengan 25 pemain yang siap bertanding, tim ini bertekad untuk menggenggam hasil yang maksimal dan membawa pulang poin dari Surabaya. Kesiapan fisik dan taktik menjadi kunci utama dalam merealisasikan ambisi tersebut.
Manajer PSIM Yogyakarta, Iksan Mahar, baru-baru ini memberikan pernyataan terkini mengenai kesiapan tim menghadapi pertandingan yang akan datang melawan Persebaya di Surabaya. Dalam konferensi pers yang diadakan sebelum keberangkatan, Iksan menekankan bahwa hanya satu pemain yang tidak ikut dalam perjalanan tim ke Surabaya, menunjukkan persiapan yang sangat matang dari pihak manajemen dan pelatih.
Kehadiran 25 pemain dalam skuad adalah suatu langkah strategis untuk menghadapi tim lawan yang dikenal memiliki kekuatan yang cukup baik. Iksan Mahar menegaskan harapannya agar tim dapat mengulang kesuksesan dari musim sebelumnya, ketika PSIM mampu menunjukkan performa yang baik dalam setiap pertandingan. Manajer tersebut juga menyampaikan rasa optimisnya terhadap kemampuan tim dalam meraih hasil positif di lapangan.
Dalam diskusinya, Iksan menyoroti pentingnya kerja sama tim dan komunikasi yang efektif pemain. Ia berpendapat bahwa meskipun satu pemain tidak dapat bergabung, tim masih memiliki kekuatan dan kedisiplinan yang cukup untuk menghadapi tantangan yang ada. Iksan juga menginstruksikan seluruh pemain untuk tetap fokus dan tidak terpengaruh oleh tekanan, terutama saat bermain di hadapan pendukung lawan di Surabaya.
Iksan Mahar mencatat bahwa setiap pemain telah menunjukkan dedikasi dan semangat juang yang tinggi dalam sesi latihan menjelang pertandingan ini. Model permainan yang akan diterapkan pun telah direncanakan dengan baik, dan PSIM Yogyakarta siap untuk memberikan performa yang memuaskan. Dengan dukungan penuh dari suporter, diharapkan pertandingan ini akan menjadi momentum penting bagi tim untuk terus berkembang dan meningkatkan posisi mereka di liga.
Pelatih PSIM Yogyakarta, Jean-Paul Van Gastel, menunjukkan antusiasme yang tinggi menjelang pertandingan melawan Persebaya Surabaya. Dalam beberapa wawancara, ia menyatakan bahwa laga tersebut bukan hanya sekadar pertandingan biasa, tetapi merupakan tantangan menarik bagi timnya. Van Gastel memahami bahwa menghadapi tim sekelas Persebaya akan menguji kemampuan dan strategi yang telah diterapkan di lapangan selama ini.
Atmosfer yang penuh semangat di Stadion Gelora Bontang, markas Persebaya, diyakini akan menjadi pendorong bagi pemain untuk tampil maksimal. Van Gastel optimis bahwa dukungan dari suporter akan menambah motivasi skuadnya. Ia menekankan pentingnya mentalitas kuat dan kerjasama antar pemain dalam menghadapi tekanan dari lawan dan lingkungan yang mungkin kunjung berlebihan. Setiap laga, terutama yang melibatkan rivalitas seperti ini, adalah kesempatan untuk menunjukkan perkembangan tim.
Pelatih asal Belanda ini juga mencermati persiapan timnya dengan seksama, memastikan bahwa semua aspek, mulai dari fisik hingga taktik, telah siap menjelang kick-off. Ia berusaha menginstilkan rasa percaya diri kepada para pemain bahwa mereka mampu mengatasi kesulitan yang ada di lapangan. Dari sesi latihan yang telah dilakukan, Van Gastel berupaya menyiapkan skema permainan yang bisa efektif melawan gaya bermain Persebaya, yang dikenal dengan serangan agresif dan permainan cepat mereka.
Selain itu, kehadiran 25 pemain yang siap bertanding di Surabaya mencerminkan komitmen tim untuk meraih hasil positif. Van Gastel berharap bahwa performa pemain di lapangan akan mencerminkan semangat dan kerja keras yang telah dilakukan. Dalam pandangannya, setiap pertandingan menjadi penting untuk meningkatkan posisi tim di klasemen dan menunjukkan kualitas PSIM sebagai salah satu kontender di liga ini.
Dalam persiapan menghadapi pertandingan melawan Persebaya di Surabaya, salah satu pemain PSIM Yogyakarta, Saddil Ramdani, mengekspresikan antusiasmenya. Menurutnya, bermain di stadion yang dipenuhi suporter adalah pengalaman yang luar biasa dan selalu memberikan motivasi tambahan bagi tim. Dia menyatakan bahwa dukungan dari penggemar sangat berarti dan bisa menjadi faktor penentu dalam pertandingan ini.
Tim PSIM Yogyakarta sebelumnya telah melakukan berbagai persiapan guna memastikan performa terbaik di laga tandang ini. Para pemain dilaporkan menjalani sesi latihan intensif yang difokuskan pada taktik dan strategi untuk menghadapi Persebaya. Mentalitas dan semangat yang kuat di para pemain semakin meningkat, dan mereka yakin dapat memberikan yang terbaik.
Saddil juga menambahkan bahwa meskipun menghadapi tekanan bermain di kandang lawan, timnya tetap optimis. Persiapan yang matang, ditambah dengan semangat kebersamaan dalam tim, diharapkan dapat menghasilkan hasil positif. "Kami merasa siap untuk tantangan ini, dan kami ingin menunjukkan bahwa PSIM Yogyakarta memiliki kemampuan untuk bersaing di level tertinggi," ungkapnya.
Dalam pandangannya, pertandingan kali ini bukan hanya tentang keberhasilan meraih poin, tetapi juga tentang membangun karakter tim dan melatih kemampuan mental pemain. Dengan dukungan dari suporter dan persiapan yang baik, Saddil percaya bahwa PSIM Yogyakarta dapat mencapai hasil yang memuaskan dalam laga ini. Dia mengajak seluruh pendukung untuk memberikan semangat yang maksimal agar tim bisa berjuang dengan sebaik-baiknya di lapangan.
Melihat antusiasme dan persiapan yang ada, banyak yang yakin bahwa PSIM Yogyakarta akan mampu memberikan pertunjukan menarik di laga ini. Harapan terbesar adalah tim dapat membawa pulang hasil positif dan menciptakan momen berharga bagi penggemar mereka. Dengan semangat yang tinggi dan dukungan segenap suporter, PSIM Yogyakarta siap menghadapi tantangan yang ada di depan.













