Jakarta | PEVS 2026 menghadirkan area uji coba indoor yang memberi kesempatan kepada pengunjung untuk menjajal mobil dan sepeda motor listrik secara langsung sebelum mempertimbangkan pembelian. Fasilitas ini menjadi salah satu daya tarik pameran, terutama bagi calon konsumen yang ingin memahami pengalaman berkendara, bukan hanya melihat kendaraan dari dekat. Melalui sesi mencoba, pengunjung dapat memperoleh gambaran awal mengenai karakter kendaraan yang diminati. Area tersebut berada di Hall C3 JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat. Penempatannya di dalam ruangan memungkinkan aktivitas uji coba berlangsung di lingkungan pameran, sehingga pengunjung tidak perlu meninggalkan lokasi acara untuk mendapatkan pengalaman awal berkendara. Arena ini disiapkan selama pameran berlangsung.
Kehadiran area indoor ini membuat kegiatan mencoba kendaraan dapat menjadi bagian dari kunjungan ke PEVS 2026. Pengunjung yang sedang mengeksplorasi pameran bisa mendatangi Hall C3 untuk melihat pilihan uji coba yang tersedia, lalu menanyakan ketentuan kepada petugas atau perwakilan peserta. Langkah tersebut penting karena tidak berarti seluruh mobil maupun sepeda motor listrik yang dipamerkan dapat langsung dicoba. Ketersediaan kendaraan untuk uji coba bergantung pada informasi dan pengaturan yang disediakan selama acara. Dengan demikian, calon pengunjung sebaiknya memastikan kendaraan yang ingin dijajal memang termasuk dalam pilihan, serta memahami prosedur sebelum mengikuti kegiatan dan memperhatikan arahan keselamatan dari penyelenggara setempat yang berlaku.
Bagi calon pembeli, mencoba langsung memberi konteks yang lebih nyata saat membandingkan model kendaraan. Pengunjung dapat menilai posisi duduk, kemudahan mengakses kontrol, kenyamanan kabin atau jok, serta respons kendaraan sesuai kesempatan dan kondisi uji coba. Untuk motor listrik, pengalaman menaiki dan mengenali pengendali dapat membantu mereka memahami apakah kendaraan cocok dengan kebutuhan sehari-hari. Pengalaman tersebut juga dapat menjadi bahan pertanyaan saat berdiskusi dengan peserta pameran. Karena itu, arena indoor ini mendukung proses pertimbangan secara terarah, tanpa menggantikan pemeriksaan spesifikasi, harga, layanan purnajual, dan kebutuhan pengguna. Pengunjung tetap perlu membandingkan informasi tersebut sebelum mengambil keputusan pembelian. Tersedianya pengalaman praktis dalam kunjungan.
Area test drive dan test ride di Hall C3 menjadi salah satu program unggulan dalam penyelenggaraan PEVS 2026. Presiden Direktur PT Dyandra Promosindo, Daswar Marpaung, menjelaskan bahwa fasilitas tersebut dirancang agar pengunjung tidak hanya melihat kendaraan listrik yang dipamerkan, tetapi juga dapat merasakan pengalaman menggunakannya secara langsung. Kehadiran area uji coba itu melengkapi sajian pameran dengan kesempatan mencoba kendaraan dalam lingkungan yang disediakan penyelenggara.
Daswar menyampaikan penjelasan tersebut saat pembukaan pameran pada Kamis, 29 Oktober. Ia menerangkan bahwa penyediaan fasilitas uji coba merupakan bagian dari upaya PEVS 2026 menghadirkan pengalaman yang lebih dekat dan nyata bagi masyarakat. Pengunjung dapat menjajal kendaraan listrik melalui kegiatan test drive maupun test ride di Hall C3, sesuai dengan jenis kendaraan dan sarana uji yang tersedia. Dengan demikian, pameran tidak hanya menjadi tempat untuk memperoleh informasi, melainkan juga ruang bagi calon pengguna untuk mengenali karakter kendaraan secara langsung.
Pengalaman mencoba kendaraan dapat membantu pengunjung memahami aspek yang sulit dinilai hanya dari tampilan atau penjelasan produk, seperti kenyamanan, pengendalian, dan kesesuaian kendaraan dengan kebutuhan sehari-hari. Fasilitas ini juga memberi kesempatan untuk membandingkan pilihan sebelum mempertimbangkan pembelian. Menurut Daswar, penyelenggara menghadirkan area tersebut untuk memberikan pengalaman langsung sekaligus mendorong minat dan transaksi kendaraan listrik di Indonesia. Dengan mempertemukan produk, informasi, dan kesempatan uji coba dalam satu pameran, PEVS 2026 berupaya mendukung interaksi pengunjung dan industri. Area di Hall C3 itu menjadi salah satu cara untuk memperkenalkan kendaraan listrik secara lebih praktis, sekaligus membuka peluang bagi masyarakat untuk mengambil keputusan berdasarkan pengalaman, bukan semata-mata pengamatan. Upaya tersebut sejalan dengan peran pameran sebagai wadah yang menghubungkan calon konsumen dengan perkembangan pilihan kendaraan listrik di pasar nasional.
Daswar menilai perkembangan penetrasi battery electric vehicle (BEV) dan hybrid electric vehicle (HEV) di Indonesia menunjukkan progres positif. Kedua jenis kendaraan tersebut semakin mendapat perhatian seiring meningkatnya pilihan produk serta bertambahnya kesempatan bagi masyarakat untuk mengenal teknologi elektrifikasi. Menurutnya, pertumbuhan ini mencerminkan perubahan bertahap dalam pasar otomotif nasional, ketika kendaraan listrik dan hybrid mulai mengambil peran yang lebih nyata. Perkembangan tersebut juga menjadi konteks penting bagi penyelenggaraan pameran yang menyediakan ruang bagi pengunjung untuk melihat berbagai model secara langsung.
Besarnya perkembangan itu tercermin pada jumlah kendaraan listrik di Indonesia. Hingga Agustus 2026, populasi kendaraan listrik nasional telah menembus 541.000 unit. Angka tersebut menunjukkan bahwa adopsi kendaraan listrik terus meluas, meskipun setiap konsumen memiliki pertimbangan berbeda sebelum memilih kendaraan. Bagi calon pembeli, pameran dapat menjadi tempat untuk membandingkan pilihan, memperoleh gambaran mengenai teknologi yang ditawarkan, serta berinteraksi langsung dengan produk. Kehadiran arena indoor untuk menjajal kendaraan listrik melengkapi kesempatan tersebut dengan pengalaman yang lebih dekat, sehingga pengunjung dapat mengenali karakter kendaraan sebelum mengambil keputusan.
Untuk mendorong transaksi selama pameran, penyelenggara juga menghadirkan program cashback dengan nilai total hingga Rp200 juta. Program ini ditujukan bagi pengunjung yang bertransaksi dan membuat surat pemesanan kendaraan (SPK) selama pameran berlangsung. Informasi mengenai cashback menjadi salah satu daya tarik bagi calon konsumen yang tengah mempertimbangkan pembelian kendaraan listrik atau hybrid. Dengan adanya program tersebut, pengunjung dapat mengevaluasi pilihan kendaraan sekaligus mempertimbangkan insentif yang tersedia ketika melakukan pemesanan di lokasi acara. Penawaran ini melengkapi ragam aktivitas pameran, sementara pengalaman melihat dan menjajal kendaraan tetap memberi ruang bagi konsumen untuk menilai produk secara langsung. Kombinasi paparan terhadap teknologi BEV dan HEV, kesempatan mencoba kendaraan, serta insentif transaksi menghadirkan gambaran menyeluruh mengenai pilihan yang tersedia di pasar. Pameran pun menjadi titik temu perkembangan industri dan kebutuhan pengunjung, yang dapat mencari informasi sekaligus menimbang kendaraan sesuai pertimbangan mereka.
Ketua Umum Periklindo, Moeldoko, memandang pameran seperti PEVS memiliki peran penting dalam mendukung transformasi industri otomotif dan energi nasional. Kehadiran berbagai kendaraan listrik, teknologi, serta pelaku usaha dalam satu arena memberi masyarakat kesempatan untuk mengenal perkembangan mobilitas elektrifikasi secara langsung. Pameran juga menjadi ruang pertemuan bagi industri, pemerintah, dan publik untuk bertukar informasi mengenai peluang serta tantangan peralihan menuju penggunaan energi yang lebih efisien. Menurut Moeldoko, upaya memperluas pemahaman masyarakat merupakan bagian dari proses membangun ekosistem kendaraan listrik di Indonesia.
Adopsi kendaraan listrik, lanjutnya, berpotensi memberikan manfaat ekonomi yang dirasakan dalam kehidupan sehari-hari. Biaya operasional dapat lebih hemat bagi masyarakat, sementara berkurangnya konsumsi bahan bakar minyak berpeluang menekan beban subsidi BBM yang ditanggung pemerintah. Manfaat tersebut perlu dipertimbangkan bersama kebutuhan untuk memperkuat infrastruktur, kesiapan industri, dan akses masyarakat terhadap pilihan kendaraan yang sesuai. Moeldoko juga menekankan bahwa Indonesia tidak seharusnya hanya menjadi pasar bagi produk kendaraan listrik. Indonesia perlu mengambil peran sebagai pemain dalam perkembangan sektor ini, sehingga dapat turut membangun kapasitas dan berkontribusi dalam perubahan industri otomotif.
PEVS 2026 dibuka pada Kamis, 29 Oktober, dan berlangsung hingga 1 November 2026 di Hall B3-C3 JIExpo Kemayoran, Jakarta. Pameran terbuka untuk umum dan akses masuk gratis setelah pengunjung melakukan registrasi daring. Pada hari pembukaan, 29 Oktober, jam kunjungan adalah pukul 12.00–19.00 WIB.
Baca juga: Turnamen Voli Piala Panglima TNI di Samarinda Resmi Ditutup, PB Tesla Raih Juara Pertama SAMARINDA – Turnamen Bola Voli Putri Piala Panglima TNI dalam rangka memperingati HUT TNI ke-81 Tahun 2026 di wilayah Kodim 0901/Samarinda resmi ditutup, Minggu (27/9/2026) malam. Acara penutupan yang berlangsung di Lapangan Voli RT 17, Jl. Mulawarman Gang Tukang, Kelurahan Sempaja Utara, Kecamatan Samarinda Utara, tersebut berlangsung meriah dan dihadiri sekitar 500 orang yang terdiri dari tamu undangan, peserta turnamen, penonton, serta masyarakat sekitar. Hadir dalam kegiatan tersebut Dandim 0901/Samarinda Kolonel Inf Arif Hermad, S.I.P., M.M., Kasdim 0901/Samarinda Letkol Inf Y. Menri Sarungallo, S.E., M.Han., para Perwira Staf Kodim 0901/Samarinda, para Danramil jajaran Kodim 0901/Samarinda, Tokoh Masyarakat Kampung Bayur Hartoyo, perwakilan sponsorship PT BAS H. Padil, para peserta turnamen dan masyarakat. Dalam sambutannya, Tokoh Masyarakat Kampung Bayur, Hartoyo, menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan turnamen tersebut. Ia juga mengapresiasi peran TNI yang selama ini turut membantu masyarakat Kampung Bayur, Ia berharap TNI semakin solid dan kuat dalam menjaga keamanan di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia. Sementara itu, Dandim 0901/Samarinda Kolonel Inf Arif Hermad menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak, khususnya masyarakat Kampung Bayur Kelurahan Sempaja Utara, yang telah mendukung dan menyukseskan turnamen tersebut. “Turnamen Voli Piala Panglima TNI ini sudah berlangsung selama kurang lebih 10 hari dan malam ini merupakan puncaknya,” kata Dandim. Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang kompetisi olahraga, tetapi juga menjadi sarana mempererat kerja sama dan silaturahmi antara TNI dengan masyarakat. Dandim berharap turnamen serupa dapat dilaksanakan secara rutin setiap tahun sehingga dapat menjadi wadah untuk mencari dan mengembangkan bibit-bibit atlet bola voli di Kota Samarinda. Rangkaian penutupan dilanjutkan dengan doa, pertandingan perebutan juara ketiga dan harapan satu antara PB Gajah Mungkur melawan PB Predator. Pertandingan tersebut dimenangkan oleh PB Gajah Mungkur. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pembagian doorprize dan lomba busana dalam rangka HUT TNI ke-81 Tahun 2026, sebelum memasuki pertandingan final perebutan juara pertama dan kedua. Pada pertandingan final, PB Tesla berhadapan dengan PB RR. Pertandingan berlangsung kompetitif hingga akhirnya PB Tesla berhasil meraih kemenangan dan keluar sebagai juara pertama. Adapun hasil akhir Turnamen Bola Voli Putri Piala Panglima TNI di wilayah Kodim 0901/Samarinda yaitu Juara 1 PB Tesla, Juara 2 PB RR, Juara 3 PB Gajah Mungkur, dan Juara Harapan PB Predator. Seluruh rangkaian kegiatan penutupan Turnamen Voli Piala Panglima TNI selesai pada pukul 00.10 WITA. Kegiatan berlangsung dalam keadaan aman, tertib, dan lancar. Turnamen tersebut menjadi bagian dari rangkaian kegiatan dalam menyemarakkan peringatan HUT TNI ke-81 Tahun 2026, sekaligus mempererat kebersamaan antara TNI, masyarakat, dan insan olahraga di wilayah Kota Samarinda. | Cara Menghindari Penurunan Kinerja Baterai Mobil Listrik | Pemadaman Listrik Terencana di Jakarta






