Kabupaten Bogor | Pekan ketujuh BRI Super League dijadwalkan berlangsung pada 24–28 Oktober 2026. Rentang lima hari tersebut memuat sejumlah pertandingan dari klub-klub yang menjadi perhatian publik, dengan jadwal yang tersebar sepanjang pekan. Dua laga menonjol dalam rangkaian ini adalah kunjungan Persib Bandung ke markas Garudayaksa FC dan pertemuan Persebaya Surabaya dengan Madura United. Keduanya menghadirkan perhatian tersendiri karena melibatkan tim-tim dengan basis pendukung besar dan rivalitas yang telah dikenal di sepak bola Indonesia.
Persib akan menjalani pertandingan tandang menghadapi Garudayaksa FC. Laga tersebut menjadi salah satu agenda yang ditunggu dalam pekan ketujuh, terutama karena Persib berupaya bangkit setelah hasil sebelumnya. Di pertandingan lain, Persebaya berhadapan dengan Madura United dalam duel yang dikenal sebagai Derbi Suramadu. Nama derbi itu merujuk pada hubungan geografis Surabaya dan Madura, yang terhubung oleh Jembatan Suramadu. Pertemuan kedua tim menambah bobot pada jadwal pekan ini, tanpa mengurangi perhatian terhadap pertandingan-pertandingan lainnya.
Deretan laga pekan ketujuh juga mencakup Persita Tangerang kontra Bali United, serta Arema FC melawan Dewa United. Persija Jakarta dijadwalkan menghadapi Persik Kediri, sementara PSS Sleman bertemu Borneo FC. Susunan pertandingan ini mempertemukan sejumlah klub dari berbagai daerah dan menghadirkan variasi laga sepanjang periode 24 hingga 28 Oktober. Dengan demikian, pekan ketujuh tidak hanya berpusat pada kunjungan Persib atau Derbi Suramadu, tetapi juga mencakup beberapa pertemuan lain yang patut dicermati. Seluruh pertandingan tersebut menjadi bagian dari rangkaian kompetisi BRI Super League pada pekan yang sama, dengan masing-masing tim bersiap menjalani agenda sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
Garudayaksa FC akan menjamu Persib Bandung pada Minggu, 25 Oktober, pukul 19.00 WIB. Pertandingan dijadwalkan berlangsung di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, dan menjadi salah satu laga yang menarik perhatian pada pekan ketujuh Super League. Kedua tim sama-sama mengincar hasil yang lebih baik setelah menelan kekalahan pada pertandingan sebelumnya, meski masing-masing menghadapi situasi dan catatan yang berbeda.
Persib datang dengan misi bangkit setelah kalah 0-1 dari Madura United pada pekan lalu. Hasil tersebut membuat laga di Pakansari penting bagi upaya tim untuk kembali meraih kemenangan dan menjaga momentum dalam persaingan liga. Dari enam pertandingan yang telah dijalani, Persib mengoleksi 10 poin. Tambahan tiga poin akan memperkuat posisi mereka sekaligus kembali meramaikan persaingan di papan atas.
Dengan jadwal yang sudah ditetapkan, Persib perlu memaksimalkan kesempatan untuk memperbaiki hasil setelah kekalahan tipis tersebut. Namun, tantangan di kandang Garudayaksa tidak dapat dipandang sebagai formalitas. Tuan rumah juga ingin merespons kekalahan, sehingga pertandingan berpotensi berlangsung dengan intensitas tinggi. Hasil akhirnya dapat berpengaruh terhadap langkah kedua tim dalam melanjutkan perjalanan mereka di kompetisi.
Garudayaksa FC turut memasuki pertandingan ini setelah mengalami kekalahan 0-5 saat bertandang ke Bali United. Karena itu, tim tersebut berupaya bangkit di hadapan pendukungnya sendiri dan memanfaatkan laga kandang untuk mengejar hasil yang lebih baik. Catatan pertandingan terakhir itu menjadi latar bagi persiapan Garudayaksa, tetapi tidak mengubah fakta bahwa mereka akan menghadapi Persib yang juga membutuhkan respons setelah kehilangan poin.
Pertemuan di Stadion Pakansari menghadirkan dua kepentingan yang jelas: Persib berusaha menjaga peluang untuk kembali mendekati kelompok teratas, sedangkan Garudayaksa ingin memperbaiki hasil setelah kekalahan besar. Dengan waktu kick-off pada malam hari, laga Minggu tersebut menjadi kesempatan bagi kedua tim untuk menunjukkan respons di lapangan. Perhatian akan tertuju pada bagaimana masing-masing tim menjalankan pertandingan dan siapa yang mampu mengubah kebutuhan untuk bangkit menjadi hasil nyata.
Derbi Suramadu pada pekan ketujuh Super League akan mempertemukan Persebaya Surabaya dan Madura United di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Senin, 26 Oktober, pukul 19.00 WIB. Laga ini menjadi kesempatan penting bagi kedua tim untuk menjaga momentum sekaligus memperkuat posisi masing-masing dalam persaingan kompetisi. Bermain di hadapan pendukung sendiri, Persebaya diharapkan dapat memanfaatkan dukungan suporter untuk tampil lebih meyakinkan. Namun, Madura United datang dengan bekal hasil positif yang dapat membuat pertandingan berlangsung ketat sejak awal.
Persebaya berusaha menghindari kehilangan poin lagi setelah menelan kekalahan 0-1 saat bertandang ke markas PSM Makassar pada Kamis, 22 Oktober. Hasil tersebut menjadi catatan yang ingin segera diperbaiki oleh skuad asuhan Bernardo Tavares. Mereka bertekad menunjukkan kemampuan terbaik dalam pertandingan kandang ini, baik melalui permainan kolektif maupun kesungguhan saat menghadapi tekanan lawan. Keseriusan Bajul Ijo dalam mengejar target juara juga menjadi hal yang ingin ditegaskan melalui penampilan mereka. Karena itu, konsistensi dan ketajaman di depan gawang akan menjadi perhatian, terutama setelah kekalahan tipis pada laga sebelumnya.
Di sisi lain, Madura United berupaya meneruskan tren kemenangan setelah menundukkan Persib dengan skor 1-0. Kemenangan tersebut menjadi modal berharga sebelum menghadapi Persebaya, terlebih lawatan ke Gelora Bung Tomo menghadirkan tantangan tersendiri. Madura United saat ini berada di posisi ketiga klasemen dengan koleksi 13 poin dari enam pertandingan. Catatan itu menempatkan mereka dalam persaingan di papan atas dan memberi alasan untuk menjaga performa. Dengan Persebaya yang ingin bangkit dan Madura United yang berusaha mempertahankan laju positif, duel ini berpotensi menjadi ujian bagi kedua tim. Hasilnya dapat berpengaruh terhadap kepercayaan diri mereka dalam melanjutkan perjalanan di Super League, sementara setiap poin tetap penting bagi ambisi masing-masing klub.Jadwal pekan ketujuh Super League berlangsung pada empat tanggal, mulai Sabtu, 24 Oktober, hingga Rabu, 28 Oktober. Urutan berikut disusun secara kronologis dan mencantumkan seluruh pasangan tim beserta waktu kick-off dalam WIB. Pada Sabtu, dua pertandingan menjadi pembuka rangkaian pekan ini, disusul tiga laga pada Minggu dan tiga pertandingan pada Senin.
Sabtu, 24 Oktober, Isenmulang FC akan menghadapi PSIM Yogyakarta pada pukul 15.30 WIB. Setelah itu, Persijap Jepara bertemu Java United pada pukul 19.00 WIB. Kedua pertandingan tersebut mengisi agenda hari pertama dengan waktu mulai yang berbeda, yakni satu laga pada sore hari dan satu laga pada malam hari.
Minggu, 25 Oktober, jadwal dimulai pukul 15.30 WIB dengan dua pertandingan yang berlangsung pada waktu yang sama: Persita Tangerang melawan Bali United serta Arema FC menghadapi Dewa United. Pada malam harinya, Garudayaksa FC berjumpa Persib Bandung. Pertandingan tersebut dijadwalkan mulai pukul 19.00 WIB.
Senin, 26 Oktober, seluruh pertandingan tercantum pada pukul 19.00 WIB. Bhayangkara FC akan berhadapan dengan PSM Makassar, Persebaya Surabaya melawan Madura United, dan Persija Jakarta menghadapi Persik Kediri. Dengan demikian, ketiga laga pada hari Senin memiliki waktu kick-off yang sama. Susunan ini menutup agenda pertandingan pada awal pekan sebelum satu laga berikutnya digelar pada Rabu.
Rabu, 28 Oktober, PSS Sleman akan bertemu Borneo FC pada pukul 15.30 WIB. Pertandingan tersebut menjadi laga terakhir dalam daftar pekan ketujuh. Tidak ada pertandingan lain yang tercantum untuk Selasa, 27 Oktober, dalam jadwal yang disajikan di sini. Pembaca dapat menggunakan urutan tanggal dan waktu ini untuk melihat rangkaian laga, mulai dari pembuka pada Sabtu sore sampai penutup pada Rabu sore, tanpa mencampur jadwal dari hari yang berbeda.
Baca juga: Pertarungan Epic: Persija Jakarta vs Persib Bandung di Super League | Pertandingan Seru di Pekan Ketiga BRI Super League 2026/2027 | Pertandingan Seru Persib Bandung Hadapi FC Seoul di AFC Champions League






