KOTA GORONTALO, GORONTALO — Berdasarkan laporan yang diterbitkan pada 3 Oktober 2026, Gorontalo memiliki sejumlah kuliner khas yang layak dicoba, terutama bagi pengunjung yang ingin mengenal cita rasa bahari di Sulawesi. Beragam hidangan setempat banyak memanfaatkan hasil laut sebagai bahan utama maupun unsur penting dalam sajian. Kekayaan tersebut memperlihatkan hubungan erat kehidupan masyarakat, lingkungan pesisir, dan tradisi kuliner yang berkembang di daerah ini.
Kota Gorontalo berada di Pulau Sulawesi, wilayah yang dikenal memiliki kekayaan bahari serta potensi wisata laut. Bentang alam dan sumber daya perairan tersebut turut membentuk corak masakan setempat. Bahan-bahan yang berasal dari laut memberikan karakter tersendiri pada berbagai hidangan, baik melalui cita rasa yang khas maupun tekstur yang menjadi daya tariknya. Karena itu, kuliner Gorontalo dapat menjadi bagian penting dalam pengalaman wisata, khususnya bagi mereka yang tertarik menjelajahi ragam olahan berbasis hasil laut.
Salah satu kuliner yang telah dikenal adalah sate tuna. Hidangan ini menggunakan daging tuna yang diolah menjadi sate dengan cita rasa khas dan tekstur lembut. Keberadaan sate tuna menunjukkan bagaimana hasil laut dapat tampil dalam sajian yang sederhana, tetapi tetap memiliki identitas kuliner yang kuat. Daging tuna menjadi unsur utama yang menonjolkan karakter bahari tersebut, sekaligus memperkaya pilihan makanan khas yang dapat dicoba saat berkunjung ke Gorontalo.
Dengan kekayaan laut sebagai salah satu kekuatan daerah, kuliner khas Gorontalo menawarkan gambaran mengenai potensi bahan pangan yang tersedia di sekitarnya. Sajian-sajian berbasis hasil laut tidak hanya menarik dari segi rasa, tetapi juga mencerminkan karakter wilayah yang memiliki hubungan kuat dengan laut. Bagi wisatawan, mencicipi kuliner tersebut menjadi cara untuk mengenal Gorontalo melalui kekayaan bahari yang hadir dalam hidangan sehari-hari.
Binte biluhuta merupakan sup jagung khas Gorontalo yang dikenal sebagai salah satu hidangan penting dalam kekayaan kuliner daerah tersebut. Namanya memiliki makna yang berkaitan langsung dengan bahan utamanya. “Binte” berarti jagung, sedangkan “biluhuta” berarti disiram. Dengan demikian, binte biluhuta dapat dipahami sebagai jagung yang disiram, sebuah sebutan yang menggambarkan sajian berkuah dengan jagung sebagai unsur utama. Hidangan ini memperlihatkan bagaimana bahan pangan sederhana dapat diolah menjadi makanan bercita rasa khas dan tetap dekat dengan identitas masyarakat Gorontalo.
Bahan utama binte biluhuta adalah jagung, yang menjadi dasar karakter sup sekaligus memberikan rasa manis alami. Ke dalamnya terdapat daun kemangi yang menyumbangkan aroma segar, suwiran ikan cakalang yang menghadirkan cita rasa bahari, serta udang yang memperkaya rasa gurih. Perpaduan jagung dan hasil laut tersebut menjadikan hidangan ini tidak hanya berciri khas daratan, tetapi juga merepresentasikan kedekatan Gorontalo dengan kekayaan pesisirnya. Setiap bahan memiliki peran tersendiri, namun semuanya menyatu dalam satu hidangan yang hangat dan menggugah selera.
Seluruh bahan dimasak menggunakan bumbu khas, sehingga rasa jagung, ikan cakalang, dan udang dapat berpadu secara seimbang. Setelah itu, binte biluhuta diberi taburan bawang goreng dan perasan jeruk limau. Bawang goreng menambahkan sentuhan gurih serta aroma yang semakin kuat, sementara jeruk limau memberikan kesegaran pada kuahnya. Secara keseluruhan, hidangan ini menawarkan perpaduan rasa manis, asin, dan sedikit pedas. Keselarasan tersebut membuat binte biluhuta menjadi sup jagung yang sederhana dalam bahan, tetapi kaya karakter, terutama melalui pertemuan cita rasa jagung dengan ikan cakalang dan udang sebagai hasil laut khas kawasan Gorontalo.
Ayam iloni merupakan salah satu ayam bakar khas Gorontalo yang menempati tempat penting dalam kekayaan kuliner daerah tersebut. Hidangan ini dikenal melalui karakter rasanya yang istimewa, sekaligus menawarkan pengalaman berbeda dibandingkan ayam bakar pada umumnya. Penyebutan ayam iloni tidak hanya merujuk pada sajian ayam yang dimasak hingga matang, tetapi juga pada identitas kuliner yang melekat dengan Gorontalo.
Keunikan utama ayam iloni terletak pada proses pengolahannya. Tahapan tersebut menjadi unsur pembeda yang membentuk cita rasa dan karakter hidangan, sehingga ayam iloni tidak dapat dipandang sekadar sebagai variasi biasa dari ayam bakar. Dengan demikian, daya tariknya bukan hanya berasal dari hasil akhir, melainkan juga dari cara hidangan itu dipersiapkan sebelum disajikan. Proses pengolahan yang khas membuat sajian ini memiliki ciri tersendiri di beragam olahan ayam di Indonesia.
Bagi penikmat kuliner, ayam iloni dapat menjadi pintu masuk untuk mengenal lebih dekat tradisi pangan Gorontalo. Hidangan ini memperlihatkan bahwa kekayaan kuliner daerah tidak selalu ditentukan oleh nama atau tampilan, tetapi juga oleh pengetahuan pengolahan yang diwariskan dan dipertahankan. Cita rasa istimewanya menjadikan ayam iloni layak diperkenalkan sebagai salah satu kuliner khas Gorontalo. Menikmatinya berarti mengapresiasi sebuah sajian yang memiliki identitas kuat dan pembeda yang jelas dari ayam bakar lainnya.
Kota Gorontalo menawarkan pilihan kuliner yang dapat melengkapi pengalaman wisata, terutama bagi pengunjung yang ingin mengenal cita rasa bahari dan kekayaan pangan lokal. Binte biluhuta dan ayam iloni termasuk kuliner khas yang layak dimasukkan ke dalam daftar tujuan wisata kuliner ketika berkunjung ke Kota Gorontalo. Keduanya memperlihatkan karakter masakan daerah yang tidak hanya mengandalkan rasa, tetapi juga memanfaatkan bahan serta teknik pengolahan yang memiliki kekhasan tersendiri.
Binte biluhuta dikenal sebagai sajian berbahan dasar jagung yang diolah bersama beragam pelengkap, termasuk unsur laut dan rempah. Perpaduan tersebut menghasilkan hidangan dengan cita rasa yang mencerminkan lingkungan pesisir Gorontalo. Sementara itu, ayam iloni menjadi pilihan lain bagi wisatawan yang ingin mencicipi olahan ayam dengan racikan bumbu dan proses pemasakan yang berbeda dari masakan pada umumnya. Keunikan kedua hidangan itu terlihat dari kreasi penyajian, pemilihan bahan baku, serta cara mengolahnya hingga menghasilkan rasa yang khas.
Selain kedua hidangan tersebut, sate tuna dapat menjadi contoh lain kuliner daerah yang telah dikenal. Olahan ini memperlihatkan pemanfaatan hasil laut dalam bentuk sajian yang lebih praktis, tetapi tetap mempertahankan identitas bahan utamanya. Kehadiran sate tuna sekaligus menunjukkan bahwa kuliner Gorontalo memiliki ragam kreasi, mulai dari hidangan berkuah, olahan berbumbu, hingga sajian berbahan ikan.
Daftar tersebut dihimpun dari informasi kanal YouTube @hajarponamonofficial pada 2 Oktober. Informasi itu menegaskan bahwa keunikan kuliner Gorontalo dapat ditemukan pada bahan baku, kreasi hidangan, dan proses pengolahannya yang berbeda dari masakan pada umumnya. Karena itu, binte biluhuta, ayam iloni, dan sate tuna dapat menjadi pilihan bagi wisatawan yang ingin mencicipi ragam kuliner khas saat berada di Kota Gorontalo.







