Jakarta | Universal BPR menyelenggarakan Universal Bonanza 2026 sebagai bentuk apresiasi kepada nasabah sekaligus upaya menghadirkan manfaat yang lebih luas daripada layanan transaksi perbankan sehari-hari. Melalui kegiatan ini, hubungan bank dan nasabah diharapkan tidak berhenti pada penggunaan produk, tetapi berkembang menjadi kemitraan jangka panjang yang dibangun atas kepercayaan dan komunikasi. Apresiasi tersebut juga menjadi kesempatan untuk mengajak nasabah meninjau kembali kebiasaan finansial mereka. Dengan pengelolaan keuangan yang lebih terencana, nasabah dapat menyelaraskan kebutuhan rutin, kewajiban, dana cadangan, serta berbagai tujuan yang ingin dicapai pada masa mendatang.
Universal Bonanza 2026 turut menjadi ruang pertemuan bagi nasabah yang berasal dari beragam profesi dan sektor usaha. Pertemuan lintas latar belakang ini membuka kesempatan untuk saling mengenal, bertukar pengalaman, dan memperluas jejaring. Relasi yang terbentuk diharapkan dapat berkembang menjadi peluang kolaborasi yang bermanfaat, baik dalam kegiatan usaha maupun dalam bentuk kerja sama lainnya. Dengan demikian, acara ini tidak hanya memberi ruang bagi Universal BPR untuk mempererat kedekatan dengan nasabah, tetapi juga mendorong terciptanya koneksi antarpeserta. Interaksi semacam itu dapat memperkaya pengalaman nasabah sekaligus mendukung terbentuknya hubungan yang berkelanjutan di lingkungan bisnis dan masyarakat.
Komisaris Utama Universal BPR, Kaman Siboro, menekankan pentingnya membiasakan diri menabung. Kebiasaan tersebut dapat membantu menyiapkan dana cadangan untuk menghadapi kebutuhan mendesak, sekaligus mendukung rencana masa depan yang memerlukan persiapan keuangan. Menabung secara rutin, sesuai kemampuan dan dengan tujuan yang jelas, dapat menjadi bagian dari pengelolaan keuangan yang lebih disiplin. Kaman juga mengingatkan nasabah agar memahami ketentuan penjaminan simpanan yang berlaku oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), termasuk persyaratan yang harus dipenuhi. Selain itu, nasabah perlu mengetahui bahwa Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menjalankan fungsi pengawasan terhadap kegiatan perbankan. Pemahaman atas peran lembaga-lembaga tersebut membantu nasabah mengambil keputusan secara lebih cermat dan mengenali kerangka perlindungan serta pengawasan yang berlaku.
Kepala Kantor OJK Provinsi Banten, Adi Dharma, mengapresiasi inisiatif Universal BPR melalui program Universal Bonanza 2026. Apresiasi tersebut disampaikan atas upaya bank memberikan manfaat tambahan bagi nasabah. Program ini menjadi salah satu bentuk kegiatan yang menghadirkan kesempatan bagi nasabah untuk memperoleh nilai tambah dari layanan perbankan yang mereka gunakan. Dalam keterangannya, Adi Dharma menempatkan inisiatif tersebut sebagai upaya Universal BPR dalam memberikan manfaat lebih kepada nasabahnya.
Adi Dharma juga menyampaikan bahwa OJK mendukung Universal Bonanza sebagai salah satu bentuk upaya bank meningkatkan pelayanan. Dukungan tersebut berkaitan dengan program yang membuka kesempatan bagi nasabah untuk mendapatkan nilai tambah melalui layanan perbankan. Dengan demikian, Universal Bonanza tidak hanya merupakan inisiatif dari Universal BPR, tetapi juga program yang memperoleh dukungan OJK dalam konteks peningkatan pelayanan kepada nasabah. Pernyataan ini mencerminkan apresiasi terhadap langkah bank dalam menghadirkan manfaat tambahan melalui programnya.
Kesempatan memperoleh nilai tambah menjadi unsur yang disoroti dalam program tersebut. Adi Dharma mengapresiasi Universal BPR karena menyediakan kesempatan itu bagi nasabah, serta menegaskan dukungan OJK terhadap upaya peningkatan pelayanan. Tanggapan tersebut menempatkan program sebagai salah satu cara bank memberikan manfaat tambahan dalam hubungan layanan perbankan dengan nasabah. Adi Dharma menyampaikan apresiasinya terhadap inisiatif Universal BPR dan mendukung pelaksanaan Universal Bonanza sebagai program yang memberi kesempatan kepada nasabah untuk memperoleh nilai tambah dari layanan perbankan. Penjelasan ini berfokus pada apresiasi dan dukungan tersebut, tanpa memperluasnya menjadi klaim mengenai hasil program atau manfaat lain yang tidak disebutkan.
Sesi inspiratif bertema “Menang di Tengah Perubahan” menghadirkan Prof. Rhenald Kasali untuk mengajak peserta memahami perubahan yang membentuk kehidupan sehari-hari dan dunia usaha. Ia menguraikan dinamika ekonomi yang terus bergerak, perkembangan teknologi yang mengubah cara orang bekerja dan berinteraksi, serta semakin luasnya pengaruh kecerdasan buatan. Perubahan-perubahan tersebut bukan sekadar tren, melainkan kenyataan yang perlu dicermati karena dapat menghadirkan peluang sekaligus risiko bagi masyarakat, pelaku usaha, dan keluarga. Dengan memahami arah perubahan, seseorang dapat mengambil keputusan secara lebih terukur, alih-alih hanya bereaksi ketika situasi sudah berubah.
Dalam paparannya, Rhenald menekankan pentingnya kesiapan untuk beradaptasi. Individu dan organisasi perlu meningkatkan produktivitas, mengevaluasi cara kerja, serta terus mengembangkan keterampilan agar tetap relevan. Kemampuan belajar dan menyesuaikan diri menjadi bekal penting ketika teknologi, termasuk kecerdasan buatan, menggeser kebutuhan dan pola kerja. Adaptasi juga mencakup kesiapan menghadapi ketidakpastian: selain mencari kesempatan, masyarakat perlu mempertimbangkan dampak perubahan terhadap pendapatan, usaha, dan kebutuhan rumah tangga. Karena itu, pengembangan diri dan perencanaan yang realistis dapat membantu seseorang merespons tantangan tanpa mengabaikan tujuan jangka panjang.
Kesiapan menghadapi perubahan berkaitan erat dengan pengelolaan keuangan yang bijak. Perencanaan tidak semestinya hanya berfokus pada investasi, tetapi juga mencakup penyediaan dana cadangan untuk menghadapi risiko, seperti gangguan penghasilan atau kebutuhan tak terduga. Inti pesan Rhenald adalah bahwa uang bukan hanya untuk diinvestasikan; seseorang juga perlu mempersiapkan diri menghadapi risiko dan menjaga kekayaan agar keluarga dapat menjalani masa depan dengan lebih tenang. Pandangan ini menempatkan ketahanan finansial sebagai bagian dari kesiapan menyeluruh, bukan semata-mata soal mengejar pertumbuhan aset. Setelah pemaparan, diskusi interaktif dan sesi tanya jawab menghubungkan tema perubahan dengan tantangan pengembangan diri, pengelolaan usaha, serta perencanaan keuangan keluarga. Pertukaran pandangan tersebut memberi ruang bagi peserta untuk mengaitkan gagasan dalam sesi dengan keputusan nyata yang mereka hadapi.
Universal Bonanza 2026 menjadi momentum pengundian perdana Tabungan Universal Plus, sebuah program tabungan berhadiah yang dirancang untuk mengapresiasi loyalitas nasabah. Kehadiran program ini juga mengangkat pentingnya kebiasaan menabung secara konsisten. Dengan demikian, pengundian perdana tersebut tidak hanya menandai salah satu bagian dari Universal Bonanza 2026, tetapi juga memperkenalkan bentuk apresiasi yang menyertai upaya nasabah dalam membangun kebiasaan finansial yang teratur.
Hadiah yang diundi mencakup beragam pilihan, mulai dari kendaraan hingga perangkat elektronik. Tersedia satu unit Honda Brio dan tiga unit Honda Vario. Selain itu, hadiah yang disiapkan meliputi lima unit Smart TV LG berukuran 50 inci serta tiga unit iPhone 17. Ragam hadiah tersebut menjadi bagian dari pengundian perdana Tabungan Universal Plus dalam rangka Universal Bonanza 2026.
Selain hadiah berupa barang, program ini juga menyediakan voucher tabungan dengan beberapa nilai. Sebanyak 28 nasabah mendapatkan voucher tabungan senilai Rp2 juta, tujuh nasabah memperoleh voucher senilai Rp5 juta, dan tiga nasabah memperoleh voucher senilai Rp10 juta. Penempatan voucher tabungan sebagai salah satu jenis hadiah selaras dengan tujuan program untuk mendorong kebiasaan menabung secara konsisten. Rincian hadiah ini menggambarkan bentuk apresiasi yang ditawarkan kepada nasabah melalui Tabungan Universal Plus. Sebagai momentum pengundian perdana, Universal Bonanza 2026 menghadirkan daftar hadiah yang mencakup kebutuhan dan pilihan yang beragam, sekaligus menempatkan penghargaan atas loyalitas nasabah sebagai bagian penting dari program. Informasi tersebut menyajikan gambaran mengenai ragam hadiah yang diundi, tanpa mengubah fokus program pada apresiasi dan dorongan untuk terus menabung secara konsisten.
Baca juga: Turnamen Voli Piala Panglima TNI di Samarinda Resmi Ditutup, PB Tesla Raih Juara Pertama SAMARINDA – Turnamen Bola Voli Putri Piala Panglima TNI dalam rangka memperingati HUT TNI ke-81 Tahun 2026 di wilayah Kodim 0901/Samarinda resmi ditutup, Minggu (27/9/2026) malam. Acara penutupan yang berlangsung di Lapangan Voli RT 17, Jl. Mulawarman Gang Tukang, Kelurahan Sempaja Utara, Kecamatan Samarinda Utara, tersebut berlangsung meriah dan dihadiri sekitar 500 orang yang terdiri dari tamu undangan, peserta turnamen, penonton, serta masyarakat sekitar. Hadir dalam kegiatan tersebut Dandim 0901/Samarinda Kolonel Inf Arif Hermad, S.I.P., M.M., Kasdim 0901/Samarinda Letkol Inf Y. Menri Sarungallo, S.E., M.Han., para Perwira Staf Kodim 0901/Samarinda, para Danramil jajaran Kodim 0901/Samarinda, Tokoh Masyarakat Kampung Bayur Hartoyo, perwakilan sponsorship PT BAS H. Padil, para peserta turnamen dan masyarakat. Dalam sambutannya, Tokoh Masyarakat Kampung Bayur, Hartoyo, menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan turnamen tersebut. Ia juga mengapresiasi peran TNI yang selama ini turut membantu masyarakat Kampung Bayur, Ia berharap TNI semakin solid dan kuat dalam menjaga keamanan di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia. Sementara itu, Dandim 0901/Samarinda Kolonel Inf Arif Hermad menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak, khususnya masyarakat Kampung Bayur Kelurahan Sempaja Utara, yang telah mendukung dan menyukseskan turnamen tersebut. “Turnamen Voli Piala Panglima TNI ini sudah berlangsung selama kurang lebih 10 hari dan malam ini merupakan puncaknya,” kata Dandim. Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang kompetisi olahraga, tetapi juga menjadi sarana mempererat kerja sama dan silaturahmi antara TNI dengan masyarakat. Dandim berharap turnamen serupa dapat dilaksanakan secara rutin setiap tahun sehingga dapat menjadi wadah untuk mencari dan mengembangkan bibit-bibit atlet bola voli di Kota Samarinda. Rangkaian penutupan dilanjutkan dengan doa, pertandingan perebutan juara ketiga dan harapan satu antara PB Gajah Mungkur melawan PB Predator. Pertandingan tersebut dimenangkan oleh PB Gajah Mungkur. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pembagian doorprize dan lomba busana dalam rangka HUT TNI ke-81 Tahun 2026, sebelum memasuki pertandingan final perebutan juara pertama dan kedua. Pada pertandingan final, PB Tesla berhadapan dengan PB RR. Pertandingan berlangsung kompetitif hingga akhirnya PB Tesla berhasil meraih kemenangan dan keluar sebagai juara pertama. Adapun hasil akhir Turnamen Bola Voli Putri Piala Panglima TNI di wilayah Kodim 0901/Samarinda yaitu Juara 1 PB Tesla, Juara 2 PB RR, Juara 3 PB Gajah Mungkur, dan Juara Harapan PB Predator. Seluruh rangkaian kegiatan penutupan Turnamen Voli Piala Panglima TNI selesai pada pukul 00.10 WITA. Kegiatan berlangsung dalam keadaan aman, tertib, dan lancar. Turnamen tersebut menjadi bagian dari rangkaian kegiatan dalam menyemarakkan peringatan HUT TNI ke-81 Tahun 2026, sekaligus mempererat kebersamaan antara TNI, masyarakat, dan insan olahraga di wilayah Kota Samarinda. | Peran Relawan Dalam Menghadapi Musim Kemarau di Jakarta





