Tiga Pasangan Indonesia Menang, Leo dan Daniel Mundur di Hari Pembuka Hylo Open

Bandung | Tujuh wakil Indonesia dijadwalkan bertanding pada hari pertama Hylo Open 2026 di Saarlandhalle, Saarbrücken, Jerman, Selasa (27/10/2026). Turnamen bulu tangkis tersebut sudah menggelar babak kualifikasi sejak pagi waktu setempat, sebelum rangkaian pertandingan berlanjut ke laga-laga lain dalam jadwal hari pembuka. Sejumlah pemain dan pasangan Merah Putih pun mulai berjuang untuk meraih hasil terbaik di ajang ini.

Namun, informasi yang tersedia ketika catatan ini dihimpun baru memuat empat hasil wakil Indonesia. Karena itu, angka tersebut belum dapat menggambarkan seluruh pertandingan yang dimainkan atau dijadwalkan berlangsung sepanjang hari. Pembaca perlu mencermati batas waktu pembaruan ini: hasil yang disebutkan hanya merujuk pada pertandingan yang sudah diketahui saat laporan disusun, bukan rekap final semua penampilan Indonesia pada Selasa tersebut.

Di hasil yang telah diketahui, tiga pasangan Indonesia berhasil meraih kemenangan. Sementara itu, pasangan ganda putra Leo Rolly Carnando dan Daniel Marthin mundur dari pertandingan. Perkembangan itu menjadi bagian penting dari kabar awal tim Indonesia, tetapi belum menjawab bagaimana seluruh wakil menyelesaikan laga masing-masing. Dengan pertandingan yang masih berjalan atau hasil lain yang belum tersedia, gambaran hari pertama masih mungkin berubah seiring pembaruan informasi.

Hylo Open merupakan kesempatan bagi para wakil Indonesia untuk menguji persaingan di level internasional, dengan tantangan yang berbeda pada setiap sektor dan babak. Hari pembuka dapat menghadirkan jadwal yang padat, termasuk pertandingan kualifikasi dan laga utama, sehingga informasi hasil muncul secara bertahap. Catatan sementara ini menempatkan fokus pada apa yang telah terkonfirmasi hingga saat penyusunan, sembari menghindari kesan bahwa seluruh jadwal sudah tuntas. Hasil lengkap hari pertama baru bisa dinilai setelah semua pertandingan yang melibatkan wakil Indonesia selesai dan informasinya tersedia. Untuk saat ini, tiga kemenangan pasangan serta mundurnya Leo dan Daniel menjadi perkembangan yang tercatat, sedangkan hasil tiga wakil Indonesia lainnya belum dapat dipastikan dari informasi yang dihimpun. Dengan demikian, pembaruan berikutnya diperlukan untuk menyusun rekap yang lebih utuh mengenai kiprah Indonesia di Saarbrücken.

Ganda putra Indonesia Raymond Indra dan Nikolaus Joaquin mengawali pertandingan melawan pasangan tuan rumah Jonathan Dresp dan Simon Krax dengan kehilangan gim pertama. Raymond dan Joaquin kalah 17-21 pada gim pembuka, setelah menghadapi permainan Dresp dan Krax yang memiliki smash kencang. Skor tersebut membuat pasangan Indonesia tertinggal lebih dahulu dalam pertandingan di hari pembuka Hylo Open.

Memasuki gim kedua, Raymond dan Joaquin kemudian membalikkan keadaan. Mereka menang 21-15 atas Dresp dan Krax untuk menyamakan kedudukan dalam pertandingan. Pasangan Indonesia kembali mencatat skor 21-15 pada gim ketiga, sehingga memastikan kemenangan setelah kehilangan gim pertama. Dengan hasil tersebut, Raymond dan Joaquin menutup pertandingan melalui tiga gim dengan skor 17-21, 21-15, 21-15.

Raymond menyampaikan bahwa ia dan Joaquin masih beradaptasi dengan lapangan. Menurutnya, mereka belum langsung menyatu ketika memulai pertandingan. Kondisi itu menjadi bagian dari penjelasannya mengenai awal laga yang belum berjalan sesuai harapan, sebelum keduanya mampu memenangi dua gim berikutnya. Raymond juga menyebut smash lawan memiliki laju yang kencang. Pernyataan tersebut menggambarkan hal yang mereka hadapi saat berhadapan dengan Dresp dan Krax, tanpa mengubah urutan skor yang terjadi dalam pertandingan.

Perjalanan skor memperlihatkan perubahan hasil dari gim ke gim. Dresp dan Krax lebih dahulu unggul 21-17, tetapi Raymond dan Joaquin meraih 21 poin pada masing-masing dari dua gim selanjutnya. Mereka membatasi pasangan tuan rumah pada 15 poin di kedua gim itu. Kemenangan tersebut dicapai setelah pasangan Indonesia menyesuaikan diri dengan lapangan dan mengatasi permainan lawan yang memiliki smash kencang, sebagaimana disampaikan Raymond. Hasil akhir memastikan Raymond dan Joaquin menjadi pasangan Indonesia yang menang dalam pertandingan tersebut, sementara detail yang disampaikan mengenai laga ini berpusat pada skor, adaptasi terhadap lapangan, kekompakan yang belum terbentuk sejak awal, serta smash lawan.

Amallia Cahaya Pratiwi dan Siti Fadia Silva Ramadhanti mengawali penampilan mereka di Hylo Open dengan kemenangan atas wakil Belanda, Kirsten de Wit dan Meerte Loos. Pasangan Indonesia tersebut menang dalam dua gim langsung dengan skor 21-12, 21-12. Hasil ini membuat Amallia/Fadia melewati pertandingan pembuka tanpa perlu memainkan gim ketiga. Kemenangan itu menjadi salah satu hasil positif bagi wakil Indonesia pada hari pertama turnamen. Skor yang sama pada kedua gim juga menegaskan bahwa pasangan Merah Putih mampu menuntaskan laga dengan keunggulan konsisten, sebagaimana tercermin dalam angka akhir pertandingan. Tidak ada rincian jalannya pertandingan yang perlu ditambahkan di luar hasil tersebut.

Pasangan Indonesia lainnya, Febriana Dwipuji Kusuma dan Meilysa Trias Puspitasari, juga meraih kemenangan dua gim langsung. Mereka menundukkan pasangan Polandia, Paulina Cybulska dan Kornelia Marczak, dengan skor 21-13, 21-9. Hasil tersebut memastikan Febriana/Meilysa memulai kiprah di turnamen dengan kemenangan atas lawan mereka. Seperti Amallia/Fadia, mereka menyelesaikan pertandingan dalam dua gim, tanpa harus melanjutkan ke gim penentuan. Perbedaan skor pada dua gim tercatat dalam hasil akhir, sementara informasi yang tersedia tidak memuat uraian khusus tentang jalannya laga. Dengan demikian, catatan yang dapat disampaikan berfokus pada pasangan yang bertanding dan skor kemenangan.

Dua hasil tersebut menambah daftar kemenangan Indonesia pada hari pembuka Hylo Open, khususnya dari sektor ganda putri. Amallia/Fadia dan Febriana/Meilysa sama-sama melewati pertandingan pertama dengan kemenangan langsung atas pasangan dari Belanda dan Polandia. Keberhasilan kedua pasangan menjaga hasil dalam dua gim memberi awal yang positif bagi wakil Indonesia di turnamen. Dari sisi angka, Amallia/Fadia menang 21-12, 21-12, sedangkan Febriana/Meilysa mencatat skor 21-13, 21-9. Kedua hasil ini menunjukkan bahwa para pemain Indonesia berhasil menutup laga masing-masing tanpa gim tambahan. Kemenangan tersebut melengkapi kabar positif pada hari pembuka, ketika beberapa pasangan Indonesia berhasil meraih hasil sesuai target awal mereka di kompetisi ini.

Hasil pertandingan pada hari pembuka Hylo Open memuat kabar berbeda bagi para wakil Indonesia. Tiga pasangan Indonesia yang disebutkan dalam laporan berhasil meraih kemenangan, sedangkan Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin tidak menjalani laga dengan hasil kemenangan di lapangan. Mereka tercatat mundur atau kalah walkover ketika dijadwalkan menghadapi pasangan Prancis, Natan Begga/Gregoire Deschamp.

Dengan demikian, status Leo dan Daniel perlu dibedakan dari tiga kemenangan pasangan Indonesia yang menjadi sorotan. Kemenangan tersebut merupakan hasil pertandingan yang telah dinyatakan dalam informasi yang tersedia, sementara laga Leo/Daniel berakhir dengan walkover. Informasi yang ada tidak menjelaskan penyebab mundurnya pasangan Indonesia itu, sehingga alasan tertentu tidak dapat dipastikan. Pasangan Prancis tercatat sebagai lawan dalam pertandingan tersebut, tetapi hasil walkover itu bukan kemenangan yang diraih melalui permainan penuh di lapangan.

Di sisi lain, bahan yang tersedia juga mencantumkan sejumlah pertandingan lain yang melibatkan wakil Indonesia. Nama Ali Faathir Rayhan/Devin Artha Wahyudi, Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani, serta Rachel Allesya Rose/Febi Setianingrum tercantum dalam daftar laga. Namun, keterangan mengenai hasil pertandingan mereka belum disertakan dalam informasi yang ada.

Karena itu, belum dapat dinyatakan apakah Ali/Devin, Sabar/Reza, maupun Rachel/Febi menang atau kalah.