Rumah Dinas di Cijantung Diselidiki Setelah Diduga Jadi Lokasi Judi Online

Rumah Dinas di Cijantung Diselidiki Setelah Diduga Jadi Lokasi Judi Online

JAKARTA, DKI JAKARTA — Berdasarkan laporan yang diterbitkan pada 9 Oktober 2026, Sebuah rumah dinas yang berada di kompleks KPAD Cijantung, Jakarta Timur, tengah diselidiki setelah diduga digunakan sebagai lokasi operasional judi online. Dugaan tersebut mencuat setelah warga mencermati adanya aktivitas yang dinilai tidak wajar di rumah itu. Kecurigaan tersebut kemudian disampaikan melalui laporan kepada pihak terkait untuk ditindaklanjuti.

Informasi mengenai dugaan penggunaan rumah dinas itu disampaikan Kepala Dinas Penerangan TNI AD Brigjen TNI Donny Pramono pada Kamis, 8 Oktober 2026. Ia menjelaskan bahwa pengungkapan perkara tersebut berawal dari laporan warga. Kepedulian masyarakat terhadap kondisi lingkungan di kompleks KPAD Cijantung menjadi salah satu hal yang mendorong munculnya laporan mengenai aktivitas di rumah tersebut.

Laporan itu menjadi dasar awal bagi pihak berwenang untuk menelusuri dugaan kegiatan yang berlangsung di dalam rumah dinas. Aktivitas yang dianggap tidak biasa oleh warga menimbulkan perhatian karena terjadi di lingkungan kompleks perumahan dinas. Meski demikian, dugaan tersebut masih dalam proses penyelidikan sehingga informasi mengenai penggunaan rumah itu sebagai lokasi judi online perlu didalami berdasarkan hasil pemeriksaan.

Keterangan dari Brigjen TNI Donny Pramono menegaskan bahwa peran warga menjadi bagian penting dalam mengungkap dugaan aktivitas tersebut. Kepedulian terhadap situasi lingkungan mendorong masyarakat untuk melaporkan hal yang dinilai mencurigakan. Dari laporan itulah penyelidikan terhadap rumah dinas di kompleks KPAD Cijantung kemudian dilakukan guna mengetahui fakta mengenai aktivitas yang berlangsung di lokasi tersebut.

Perhatian publik terhadap rumah dinas di Cijantung meningkat setelah sebuah video dari lokasi tersebut beredar di media sosial. Rekaman itu diunggah oleh akun Instagram @badanperwakilannetzen2. Dalam narasi yang menyertai unggahan, video disebut direkam pada Minggu, 4 Oktober, di kompleks KPAD Cijantung. Informasi tersebut kemudian memicu pertanyaan mengenai aktivitas yang berlangsung di salah satu bangunan dalam kawasan rumah dinas itu.

Dalam video, sejumlah orang terlihat berada di sebuah ruangan yang dipenuhi komputer. Perangkat-perangkat tersebut tampak tersusun di sejumlah meja, sementara beberapa orang berada di sekitar ruangan ketika perekaman dilakukan. Berdasarkan narasi yang disampaikan oleh perekam, ruangan itu diduga digunakan untuk kegiatan judi online. Namun, isi rekaman tersebut belum dengan sendirinya membuktikan bahwa aktivitas perjudian benar-benar berlangsung di lokasi.

Penyebaran video membuat isu tersebut menjadi perhatian karena lokasi yang disebut berada di kompleks KPAD Cijantung dan dikaitkan dengan rumah dinas. Pengguna media sosial turut mempertanyakan siapa yang menggunakan ruangan itu, jenis kegiatan yang dilakukan, serta alasan keberadaan banyak komputer di dalamnya. Berbagai tanggapan yang muncul perlu dibedakan dari keterangan resmi dan hasil pemeriksaan aparat.

Video yang beredar dapat menjadi salah satu informasi awal bagi pihak berwenang untuk menelusuri fakta di lapangan. Meski demikian, penilaian mengenai dugaan judi online memerlukan verifikasi, lain melalui pemeriksaan lokasi, identifikasi pengguna ruangan, penelusuran perangkat, serta keterangan dari pihak-pihak terkait. Sampai proses tersebut dilakukan, klaim dalam narasi video sebaiknya dipahami sebagai dugaan, bukan kesimpulan bahwa rumah dinas tersebut telah terbukti menjadi tempat kegiatan judi online.

Setelah menerima laporan mengenai dugaan aktivitas judi online di sebuah rumah dinas di Cijantung, personel Kodim 0505/Jakarta Timur bersama unsur kewilayahan mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan awal. Kedatangan aparat tersebut ditindaklanjuti dengan pengamanan tempat serta pendataan terhadap orang-orang yang berada di dalam bangunan. Langkah ini dilakukan untuk menjaga situasi tetap terkendali sekaligus memastikan tidak ada barang atau informasi penting yang dipindahkan sebelum pemeriksaan selesai.

Dalam penindakan tersebut, sebanyak 11 orang diamankan. Mereka seluruhnya merupakan warga sipil, terdiri atas enam laki-laki dan lima perempuan. Menurut Donny Pramono, ke-11 orang tersebut kemudian dibawa ke Denpom untuk menjalani pemeriksaan dan pendalaman. Aparat masih menelusuri aktivitas yang berlangsung di lokasi, termasuk dugaan keterlibatan mereka sebagai operator dalam kegiatan judi online. Pemeriksaan diperlukan untuk mengetahui peran masing-masing orang serta mengungkap kemungkinan adanya pihak lain yang terkait.

Selain mengamankan orang-orang di lokasi, petugas juga membawa sejumlah barang untuk diperiksa lebih lanjut. Barang yang disita meliputi 32 unit komputer, 14 telepon seluler, dan sembilan kartu tanda penduduk. Perangkat elektronik tersebut akan menjadi bagian penting dalam proses pendalaman karena dapat memuat informasi mengenai komunikasi, akses, maupun aktivitas yang diduga berlangsung dari rumah dinas tersebut. Sementara itu, kartu identitas diamankan untuk mencocokkan data para pihak yang diperiksa.

Untuk mendukung proses pengamanan, lokasi dipasangi garis polisi dan aliran listrik dipadamkan. Pembatasan akses dilakukan agar tempat tersebut tetap terjaga serta mencegah perubahan terhadap kondisi maupun barang yang berada di dalamnya. Pemadaman listrik juga menjadi bagian dari langkah pengamanan selama pemeriksaan lanjutan. Aparat akan menggunakan hasil pemeriksaan terhadap para warga sipil dan barang sitaan untuk menentukan perkembangan penanganan perkara serta memastikan fakta mengenai dugaan aktivitas judi online di lokasi tersebut.

Institusi TNI menyatakan tengah mendalami dugaan penggunaan rumah dinas di Cijantung yang disebut berkaitan dengan aktivitas judi online. Penanganan informasi tersebut dilakukan melalui pemeriksaan dan pengumpulan keterangan dari pihak-pihak yang dianggap mengetahui perkara. Proses ini masih berjalan sehingga belum dapat digunakan untuk menarik kesimpulan mengenai kebenaran dugaan maupun pihak yang bertanggung jawab.

Donny Pramono menyampaikan bahwa penindakan yang dilakukan merupakan bagian dari komitmen TNI Angkatan Darat untuk membantu mengungkap dan memberantas praktik judi online. Menurutnya, setiap informasi mengenai dugaan pelanggaran perlu ditangani secara serius agar dapat diverifikasi melalui mekanisme yang berlaku. TNI AD juga menegaskan kesiapannya untuk mendukung upaya pengungkapan apabila ditemukan informasi yang relevan dalam proses pemeriksaan.

Kasus tersebut turut mendapat perhatian Markas Besar TNI. Kepala Pusat Penerangan TNI Mayjen Muhammad Nas mengatakan bahwa informasi yang beredar sedang didalami. Ia menyampaikan, sejumlah orang telah diperiksa dalam rangka klarifikasi, termasuk anggota TNI. Pemeriksaan itu dilakukan untuk memperoleh gambaran yang lebih utuh mengenai peristiwa yang dilaporkan dan memastikan setiap keterangan ditelaah secara cermat.

Kepala Staf TNI Angkatan Darat Jenderal TNI Maruli Simanjuntak sebelumnya menyatakan bahwa setiap laporan akan direspons dengan cepat. Ia juga menegaskan bahwa tindakan tegas akan diambil apabila dugaan tersebut terbukti. Pernyataan itu menegaskan sikap TNI AD untuk merespons laporan terkait dugaan pelanggaran secara cepat, sekaligus menunggu hasil pendalaman yang dilakukan oleh pihak berwenang. Sampai proses tersebut berlangsung, informasi mengenai perkara tetap ditempatkan sebagai dugaan yang masih memerlukan verifikasi lebih lanjut.