Persija Balikkan Keadaan atas Persik, Dua Gol Menentukan di Babak Kedua

Persija Balikkan Keadaan atas Persik, Dua Gol Menentukan di Babak Kedua

Jakarta | Persija Jakarta menang 2-1 atas Persik Kediri pada pekan ketujuh BRI Super League 2026/2027 di Jakarta International Stadium (JIS), Senin (26/10) malam. Kemenangan tuan rumah ditentukan oleh dua gol pada babak kedua, setelah Persik lebih dahulu mencuri keunggulan dan membuat Persija harus bekerja keras untuk membalikkan keadaan.

Persik membuka skor pada menit ke-10 melalui Imanol Garcia. Gol tersebut berawal dari situasi sepak pojok yang gagal diantisipasi dengan baik oleh barisan pertahanan Persija. Garcia memanfaatkan kelengahan tuan rumah di area berbahaya untuk menuntaskan peluang dan membawa tim tamu unggul 1-0. Gol cepat itu membuat Persik tampil lebih percaya diri, sementara Persija dituntut segera menemukan cara untuk merespons tekanan.

Tertinggal di hadapan pendukung sendiri, Persija berusaha meningkatkan intensitas serangan. Macan Kemayoran mulai mengambil inisiatif penguasaan bola dan mencari celah di lini belakang Persik, baik melalui kombinasi umpan maupun upaya menyerang dari sisi lapangan. Namun, tim tamu tetap menjaga organisasi pertahanan dan berupaya membatasi ruang gerak para pemain tuan rumah.

Persija memperoleh sejumlah kesempatan untuk menyamakan kedudukan sebelum turun minum. Arlyansyah Abdulmanan sempat mendapatkan peluang, tetapi upayanya belum mampu mengubah skor. Alexander Jeremejeff juga berusaha memanfaatkan kesempatan di area serang, namun penyelesaian akhirnya belum menghasilkan gol. Beberapa percobaan tuan rumah masih dapat digagalkan atau tidak tepat sasaran, sehingga keunggulan Persik tetap bertahan.

Hingga wasit mengakhiri babak pertama, Persija belum berhasil menembus pertahanan lawan. Skor 1-0 untuk Persik menggambarkan efektivitas tim tamu dalam memanfaatkan peluang awal, sekaligus menjadi pekerjaan rumah bagi Persija setelah jeda. Tuan rumah perlu lebih cermat saat menyelesaikan serangan dan tetap terhadap bola mati, situasi yang sebelumnya menjadi awal gol Garcia. Meski demikian, tekanan Persija menjelang turun minum menunjukkan bahwa laga masih terbuka. Kedua tim memasuki ruang ganti dengan keunggulan berada di tangan Persik, sedangkan Persija harus mencari respons pada babak kedua untuk mengejar hasil.Pada awal babak kedua, Shin Tae-yong melakukan dua pergantian pemain saat Persija masih berupaya mengejar ketertinggalan dari Persik. Rizky Ridho masuk untuk menggantikan Fabio Calonego, sementara Kwon Chang-hoon mengambil tempat Witan Sulaeman. Perubahan tersebut menjadi langkah pertama Persija setelah turun minum, ketika tim tuan rumah kembali melanjutkan pertandingan dengan susunan pemain yang berbeda. Kedua pemain pengganti kemudian bergabung dengan rekan-rekannya di lapangan untuk menghadapi jalannya babak kedua. Pergantian itu berlangsung sebelum Persija mencetak gol-gol yang mengubah arah pertandingan, sehingga menjadi penanda penting dalam rangkaian kebangkitan tuan rumah.

Setelah pergantian dilakukan, permainan Persija meningkat. Tim tuan rumah tampil lebih baik dibandingkan sebelumnya dan mulai memberi tekanan dalam pertandingan. Perubahan suasana permainan itu diikuti oleh dua gol Persija yang tercipta dalam rentang lima menit. Gol-gol tersebut langsung mengubah keadaan di papan skor: Persija yang sebelumnya tertinggal berhasil membalikkan kedudukan atas Persik. Jarak waktu yang singkat kedua gol membuat perubahan skor berlangsung cepat, sekaligus menempatkan Persija dalam posisi memimpin. Dengan demikian, awal babak kedua menjadi fase penting, ketika pergantian pemain diikuti peningkatan permainan dan kemudian perubahan hasil di lapangan.

Rangkaian tersebut memperlihatkan urutan kejadian yang menentukan: Shin Tae-yong memasukkan Rizky Ridho dan Kwon Chang-hoon, Persija meningkatkan permainannya, lalu tuan rumah mencetak dua gol dalam waktu lima menit untuk mengambil alih keunggulan. Kedua pergantian itu melibatkan Fabio Calonego dan Witan Sulaeman sebagai pemain yang keluar, sedangkan Ridho dan Kwon masuk pada awal babak kedua. Dalam laporan pertandingan, momen ini menonjol karena perubahan pada susunan pemain terjadi sebelum kebangkitan Persija dan pembalikan skor. Tanpa menambahkan dugaan mengenai pertimbangan taktis di balik keputusan tersebut, fakta yang terlihat adalah bahwa Persija tampil lebih baik setelah pergantian dan memanfaatkan fase itu untuk membalikkan keadaan atas Persik.

Persija mulai mengubah jalannya pertandingan setelah tertinggal dari Persik. Upaya untuk mengejar ketertinggalan akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-64, ketika Denis Kolinger mencetak gol penyama kedudukan. Gol tersebut berawal dari tendangan bebas yang dilepaskan Rayhan Hannan. Bola menuju area berbahaya di depan gawang Persik, dan Kolinger mampu membaca arah serta lintasannya dengan tepat.

Kolinger kemudian menyambut bola menggunakan kepala. Sundulannya diarahkan ke gawang Persik dan mengubah skor menjadi 1-1. Momen itu membuat Persija kembali memiliki peluang untuk membalikkan keadaan. Peran Rayhan Hannan dalam mengirim tendangan bebas menjadi bagian penting dari proses gol, sementara pergerakan dan penempatan posisi Kolinger memastikan bola dapat diteruskan menjadi ancaman nyata bagi lawan.

Persija tidak membutuhkan waktu lama untuk mencetak gol berikutnya. Hanya berselang lima menit dari gol penyama, Kolinger kembali terlibat dalam serangan, kali ini dengan mengirimkan umpan lambung. Bola yang ia lepaskan disambut Rizky Ridho, kapten Persija, yang berada dalam posisi untuk menyelesaikan peluang. Serangan tersebut memperlihatkan perubahan cepat dari usaha menyamakan skor menjadi upaya mengambil keunggulan.

Pada menit ke-69, Rizky Ridho menuntaskan umpan Kolinger dengan sepakan kaki kanan. Bola masuk ke gawang Persik dan membawa Persija berbalik unggul 2-1. Dua gol dalam rentang lima menit itu menjadi penentu perubahan skor setelah Persija lebih dahulu berada dalam posisi tertinggal. Kolinger menjadi tokoh utama dalam rangkaian tersebut: ia mencetak gol penyama melalui sundulan, lalu memberi umpan yang membuka kesempatan bagi Ridho. Sementara itu, penyelesaian kapten Persija memastikan peluang kedua itu berujung gol. Urutan kejadian ini membuat babak kedua menjadi fase penting bagi Persija dalam membalikkan keadaan. Dari tendangan bebas Hannan hingga sepakan Ridho, kedua gol lahir melalui kontribusi pemain berbeda, tetapi Kolinger hadir dalam setiap prosesnya. Gol pada menit ke-64 mengembalikan kedudukan imbang, sedangkan gol pada menit ke-69 mengubahnya menjadi keunggulan Persija atas Persik.

Persija mempertahankan keunggulan 2-1 atas Persik hingga pertandingan berakhir. Setelah dua gol pada babak kedua membawa perubahan pada kedudukan, skor tersebut tidak berubah sampai laga usai. Dengan demikian, Persija menutup pertandingan dengan kemenangan 2-1 dan mengamankan tiga poin. Keunggulan yang diraih tetap terjaga hingga peluit akhir, sehingga hasil pertandingan ditentukan oleh selisih satu gol. Persik tidak mengubah skor pada sisa waktu, sementara Persija mampu menjaga keunggulan yang telah diperoleh. Rangkaian pertandingan pun berakhir dengan kemenangan Persija, setelah tim itu membalikkan keadaan dan mempertahankan skor 2-1 sampai laga selesai. Tiga poin menjadi hasil akhir yang diamankan Persija dalam pertandingan tersebut.

Hingga pertandingan berakhir, skor 2-1 tetap menjadi penentu hasil Persija dan Persik. Keunggulan Persija bertahan sepanjang sisa laga, dan tim tersebut mengamankan tiga poin dari kemenangan itu. Perubahan kedudukan yang terjadi melalui dua gol pada babak kedua menjadi bagian dari rangkaian yang membawa Persija berbalik unggul. Sesudahnya, skor tidak kembali berubah. Persija menuntaskan pertandingan dengan keunggulan satu gol dan membawa pulang hasil berupa tiga poin. Dengan bertahannya skor 2-1 sampai akhir, kemenangan Persija atas Persik pun dipastikan. Hasil tersebut sekaligus menutup pertandingan yang sebelumnya memperlihatkan Persija membalikkan keadaan pada babak kedua, lalu menjaga keunggulan hingga waktu pertandingan selesai.

Shin Tae-yong menyampaikan apresiasi terhadap semangat juang para pemain Persija.

Baca juga: Turnamen Voli Piala Panglima TNI di Samarinda Resmi Ditutup, PB Tesla Raih Juara Pertama SAMARINDA – Turnamen Bola Voli Putri Piala Panglima TNI dalam rangka memperingati HUT TNI ke-81 Tahun 2026 di wilayah Kodim 0901/Samarinda resmi ditutup, Minggu (27/9/2026) malam. Acara penutupan yang berlangsung di Lapangan Voli RT 17, Jl. Mulawarman Gang Tukang, Kelurahan Sempaja Utara, Kecamatan Samarinda Utara, tersebut berlangsung meriah dan dihadiri sekitar 500 orang yang terdiri dari tamu undangan, peserta turnamen, penonton, serta masyarakat sekitar. Hadir dalam kegiatan tersebut Dandim 0901/Samarinda Kolonel Inf Arif Hermad, S.I.P., M.M., Kasdim 0901/Samarinda Letkol Inf Y. Menri Sarungallo, S.E., M.Han., para Perwira Staf Kodim 0901/Samarinda, para Danramil jajaran Kodim 0901/Samarinda, Tokoh Masyarakat Kampung Bayur Hartoyo, perwakilan sponsorship PT BAS H. Padil, para peserta turnamen dan masyarakat. Dalam sambutannya, Tokoh Masyarakat Kampung Bayur, Hartoyo, menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan turnamen tersebut. Ia juga mengapresiasi peran TNI yang selama ini turut membantu masyarakat Kampung Bayur, Ia berharap TNI semakin solid dan kuat dalam menjaga keamanan di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia. Sementara itu, Dandim 0901/Samarinda Kolonel Inf Arif Hermad menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak, khususnya masyarakat Kampung Bayur Kelurahan Sempaja Utara, yang telah mendukung dan menyukseskan turnamen tersebut. “Turnamen Voli Piala Panglima TNI ini sudah berlangsung selama kurang lebih 10 hari dan malam ini merupakan puncaknya,” kata Dandim. Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang kompetisi olahraga, tetapi juga menjadi sarana mempererat kerja sama dan silaturahmi antara TNI dengan masyarakat. Dandim berharap turnamen serupa dapat dilaksanakan secara rutin setiap tahun sehingga dapat menjadi wadah untuk mencari dan mengembangkan bibit-bibit atlet bola voli di Kota Samarinda. Rangkaian penutupan dilanjutkan dengan doa, pertandingan perebutan juara ketiga dan harapan satu antara PB Gajah Mungkur melawan PB Predator. Pertandingan tersebut dimenangkan oleh PB Gajah Mungkur. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pembagian doorprize dan lomba busana dalam rangka HUT TNI ke-81 Tahun 2026, sebelum memasuki pertandingan final perebutan juara pertama dan kedua. Pada pertandingan final, PB Tesla berhadapan dengan PB RR. Pertandingan berlangsung kompetitif hingga akhirnya PB Tesla berhasil meraih kemenangan dan keluar sebagai juara pertama. Adapun hasil akhir Turnamen Bola Voli Putri Piala Panglima TNI di wilayah Kodim 0901/Samarinda yaitu Juara 1 PB Tesla, Juara 2 PB RR, Juara 3 PB Gajah Mungkur, dan Juara Harapan PB Predator. Seluruh rangkaian kegiatan penutupan Turnamen Voli Piala Panglima TNI selesai pada pukul 00.10 WITA. Kegiatan berlangsung dalam keadaan aman, tertib, dan lancar. Turnamen tersebut menjadi bagian dari rangkaian kegiatan dalam menyemarakkan peringatan HUT TNI ke-81 Tahun 2026, sekaligus mempererat kebersamaan antara TNI, masyarakat, dan insan olahraga di wilayah Kota Samarinda. | Victor Dethan: Profil Pemain Persija yang Jadi Sorotan | Persija Jakarta Menghadapi Tantangan Baru di Bali