Harga BBM Oktober 2026: Rincian Tarif Pertamina dan BP yang Tetap Berlaku

Harga BBM Nonsubsidi Pertamina pada 17 Oktober 2026: Rincian Kenaikan yang Berlaku

Jakarta | Harga BBM di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) tidak mengalami perubahan pada Oktober 2026. Informasi yang tersedia mencakup produk dari Pertamina dan BP-AKR, sementara Shell dan Vivo juga tercantum sebagai operator dalam bahan sumber. Namun, rincian harga produk Shell dan Vivo tidak disertakan. Karena itu, keberadaan kedua operator tersebut tidak dapat dijadikan dasar untuk menyimpulkan tarif BBM yang mereka berlakukan pada bulan ini.

Untuk konsumen, kondisi harga yang tetap berarti tarif yang berlaku pada periode sebelumnya masih menjadi acuan selama Oktober, sejauh tidak ada pengumuman perubahan baru dari masing-masing perusahaan. Harga BBM dapat berbeda menurut jenis produk dan wilayah, sehingga pemeriksaan terhadap informasi resmi operator tetap diperlukan sebelum mengisi bahan bakar. Pengendara juga sebaiknya memastikan nama produk yang dipilih sesuai kebutuhan kendaraan, sebab setiap jenis BBM memiliki spesifikasi dan harga yang tidak selalu sama.

Bahan sumber turut menyebut adanya penyesuaian harga pada Rabu, 2 September 2026. Tanggal tersebut dipertahankan sebagaimana tercantum dan tidak boleh disamakan dengan tanggal lain. Informasi itu menjadi konteks mengenai perubahan tarif sebelumnya, sedangkan keterangan untuk Oktober menyatakan bahwa harga di sejumlah SPBU tidak berubah. Dengan demikian, pembaca perlu membedakan waktu penyesuaian pada September dari periode harga yang tetap pada Oktober agar tidak keliru memahami perkembangan tarif.

Dalam memantau harga, konsumen dapat merujuk pada kanal resmi Pertamina, BP-AKR, Shell, maupun Vivo untuk memperoleh daftar terbaru sesuai wilayah. Keterangan yang tersedia di sini tidak memuat angka harga atau rincian setiap produk, sehingga tidak tepat untuk membuat perbandingan nominal antaroperator. Perubahan harga juga dapat diumumkan berbeda pada waktu tertentu. Memeriksa pembaruan sebelum perjalanan atau pengisian membantu pengguna memperoleh informasi yang relevan dan menghindari penggunaan data tarif yang sudah tidak sesuai dengan pengumuman terbaru.

Harga BBM non-subsidi Pertamina pada Oktober 2026 dinyatakan tetap berlaku. Artinya, tarif sejumlah produk yang tercantum tidak mengalami perubahan pada periode tersebut. Konsumen dapat menjadikan rincian harga berikut sebagai acuan saat memilih bahan bakar, dengan tetap memperhatikan kesesuaian produk dan ketentuan wilayah yang berlaku.

Pertamax dipasarkan dengan harga Rp15.950 per liter di wilayah dengan Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) sebesar 5 persen, termasuk DKI Jakarta dan sekitarnya. Keterangan wilayah ini secara khusus merujuk pada harga Pertamax tersebut. Karena itu, cakupan yang disebutkan tidak dapat langsung dianggap berlaku untuk semua produk Pertamina lain dalam daftar.

Untuk pilihan bensin lainnya, Pertamax Green 95 tercatat seharga Rp19.150 per liter, sedangkan Pertamax Turbo berada pada Rp19.600 per liter. Kedua tarif tersebut juga dinyatakan tetap. Perbedaan harga antarkeduanya mencerminkan kategori produk yang berbeda, sehingga pemilik kendaraan dapat mempertimbangkan spesifikasi bahan bakar yang direkomendasikan untuk kendaraannya sebelum mengisi.

Pada kelompok bahan bakar diesel, Dexlite dibanderol Rp23.700 per liter dan Pertamina Dex Rp25.200 per liter. Kedua harga itu termasuk dalam rincian tarif yang tetap berlaku pada Oktober 2026. Dengan demikian, daftar yang disebutkan mencakup Pertamax, Pertamax Green 95, Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex tanpa perubahan harga yang dinyatakan.

Secara keseluruhan, harga Pertamax adalah Rp15.950 per liter untuk wilayah dengan PBBKB 5 persen yang mencakup DKI Jakarta dan sekitarnya; Pertamax Green 95 Rp19.150 per liter; Pertamax Turbo Rp19.600 per liter; Dexlite Rp23.700 per liter; serta Pertamina Dex Rp25.200 per liter. Seluruh tarif tersebut dinyatakan tetap. Sebelum bertransaksi, konsumen sebaiknya memeriksa informasi harga yang tersedia di SPBU atau kanal resmi Pertamina, terutama bila membutuhkan kepastian tarif di lokasi tertentu. Langkah ini membantu memastikan informasi yang digunakan sesuai dengan daerah setempat, tanpa mengasumsikan cakupan wilayah Pertamax berlaku pula bagi produk lainnya.

Dalam rincian harga BBM yang berlaku pada Oktober 2026, harga dua jenis BBM subsidi Pertamina tercatat tidak mengalami perubahan. Pertalite tetap dijual Rp10.000 per liter, sementara Bio Solar tetap berada pada harga Rp6.800 per liter. Kedua tarif tersebut menjadi bagian dari daftar harga yang tetap berlaku pada periode ini. Dengan demikian, konsumen dapat melihat harga masing-masing produk tanpa perlu membandingkannya dengan tarif yang berubah pada bulan tersebut.

Pertalite tercatat seharga Rp10.000 untuk setiap liter. Angka ini tetap sama seperti harga yang berlaku sebelumnya, sehingga tidak ada perubahan tarif Pertalite dalam rincian Oktober 2026. Bagi masyarakat yang menggunakan jenis BBM ini, harga per liter tersebut merupakan acuan yang dicantumkan untuk periode terkait. Informasi ini menegaskan bahwa Pertalite mempertahankan harga yang sama, bukan mengalami kenaikan ataupun penurunan pada daftar harga yang dimaksud.

Bio Solar juga tidak mengalami perubahan harga. Tarifnya tercatat sebesar Rp6.800 per liter dan tetap berlaku pada Oktober 2026. Nilai tersebut dapat dibaca secara langsung sebagai harga Bio Solar untuk setiap liter, sama seperti angka yang tercantum sebelumnya. Dengan demikian, dua produk yang disebutkan dalam rincian ini sama-sama mempertahankan tarifnya: Pertalite Rp10.000 per liter dan Bio Solar Rp6.800 per liter. Tidak ada perubahan angka untuk kedua produk tersebut.

Untuk memudahkan pembaca, harga kedua BBM dapat dicatat secara ringkas: Pertalite berada pada Rp10.000 per liter, sedangkan Bio Solar berada pada Rp6.800 per liter. Keduanya tetap pada harga yang sama dalam periode Oktober 2026. Penyebutan harga per liter membantu membedakan nominal masing-masing produk dan menghindari kekeliruan saat membaca daftar tarif. Berdasarkan rincian tersebut, tidak ada penyesuaian harga untuk Pertalite maupun Bio Solar pada periode yang dibahas.

Daftar harga BBM Oktober 2026 mencatat tiga produk BP-AKR dengan tarif yang masih tetap berlaku. BP Ultimate dijual seharga Rp19.330 per liter, BP 92 dengan RON 92 seharga Rp16.130 per liter, sedangkan BP Ultimate Diesel dipatok Rp25.420 per liter. Angka tersebut menjadi acuan untuk mengetahui harga produk BP yang tercantum pada periode ini.

BP Ultimate ditawarkan dengan harga Rp19.330 per liter. Bagi konsumen yang mencari informasi tarif produk ini, nominal tersebut merupakan harga yang tercantum dalam daftar Oktober 2026 dan masih tetap. Dengan demikian, tidak ada perubahan harga yang perlu dicatat untuk BP Ultimate berdasarkan informasi yang tersedia dalam bahan sumber.

Produk bensin BP lainnya yang tercantum ialah BP 92, dengan angka oktan RON 92. Harganya berada pada Rp16.130 per liter dan dinyatakan masih tetap berlaku. Informasi mengenai jenis produk dan nilai RON membantu pembaca membedakan BP 92 dari produk BP lain dalam daftar, tanpa mengubah rincian harga yang telah disebutkan.

Untuk bahan bakar diesel, BP Ultimate Diesel tercatat seharga Rp25.420 per liter. Tarif tersebut juga masih tetap. Dengan mencantumkan harga per liter, daftar ini memberikan gambaran langsung mengenai nominal yang berlaku untuk produk diesel BP-AKR, sekaligus memudahkan pembaca menemukan informasi berdasarkan nama produk yang ingin diketahui.

Secara keseluruhan, rincian yang tersedia memuat BP Ultimate Rp19.330 per liter, BP 92 RON 92 Rp16.130 per liter, dan BP Ultimate Diesel Rp25.420 per liter. Ketiga harga tersebut masih tetap berlaku menurut bahan yang menjadi acuan.

Baca juga: Variasi Harga Emas Perhiasan di Jakarta per 14 September 2026