Bimasakti UGM, tim yang dibentuk oleh mahasiswa Universitas Gadjah Mada, telah mencuri perhatian dalam dunia otomotif dengan prestasi luar biasa di ajang Formula SAE Italia 2026. Kompetisi ini merupakan salah satu acara bergengsi di tingkat internasional yang menghadirkan inovasi dan kemampuan desain mobil balap dari berbagai universitas di seluruh dunia. Formula SAE memberikan kesempatan bagi para mahasiswa untuk merancang, membangun, dan menguji kendaraan balap yang mereka ciptakan, sambil menerapkan berbagai aspek teknik yang dipelajari di bangku kuliah.
Kompetisi ini diadakan di Autodromo di Modena, Italia, yang terkenal dengan sirkuitnya yang menantang dan fasilitas yang mendukung. Acara ini berlangsung dari tanggal 5 hingga 9 Juli 2026, di mana tim-tim dari berbagai belahan dunia berkumpul untuk menunjukkan kemajuan teknologi dan kemampuan rekayasa mereka. Bimasakti UGM menjadi salah satu perwakilan Indonesia yang berpartisipasi dalam ajang ini, mengharumkan nama institusi dan negara dengan dedikasi dan kerja keras yang ditunjukkan oleh seluruh anggota tim.
Pencapaian Bimasakti UGM di Formula SAE Italia bukan hanya sekadar memenangkan perlombaan, tetapi juga merupakan simbol dari kemampuan mahasiswa Indonesia dalam bersaing di kancah internasional. Tim ini berhasil meraih berbagai penghargaan dan mencatatkan prestasi yang membanggakan, membuktikan bahwa dengan kerja sama dan inovasi, semakin banyak anak bangsa yang mampu berkontribusi dalam bidang teknik otomotif global.
Formula SAE Italia adalah ajang bergengsi bagi mahasiswa di seluruh dunia untuk berkompetisi dalam merancang, membangun, dan menguji mobil balap. Pada tahun 2026, acara ini diadakan di sirkuit Internazionale di Monza, menarik perhatian tidak hanya peserta dari Italia tetapi juga tim dari berbagai negara. Total ada lebih dari 50 tim yang mendaftar untuk berpartisipasi dalam kompetisi ini, menjadikannya salah satu kontes mobil balap mahasiswa terbesar di Eropa.
Kompetisi dibagi menjadi beberapa kategori, yang mencakup berbagai aspek pengembangan kendaraan. Dengan beragam kategori ini, tim peserta dapat menunjukkan keahlian mereka dalam desain, inovasi teknik, serta efisiensi kendaraan. Kategori-kategori tersebut secara umum dibagi menjadi kategori elektrik dan kategori non-elektrik, memberikan kesempatan bagi tim untuk memilih pendekatan yang sesuai dengan penelitian dan pengembangan mereka.
Event Formula SAE Italia terdiri dari dua jenis kegiatan utama: dynamic event dan static event. Dynamic events adalah perlombaan di mana mobil-Mobil bersaing di trek, menguji kecepatan dan kemampuannya dalam berperformasi di bawah kondisi tertentu. Perlombaan ini mencakup berbagai tes seperti acceleration run, skid pad, dan endurance. Di sisi lain, static events meliputi presentasi desain dan analisis biaya, di mana tim menjelaskan dan membela konsep pengerjaan mereka kepada panel juri yang berkompeten. Dalam mempersiapkan kedua jenis acara ini, tim harus menunjukkan tidak hanya keterampilan teknis tetapi juga kemampuan untuk bekerja dalam tim dan presentasi yang efektif.
Secara keseluruhan, Formula SAE Italia 2026 menawarkan platform luar biasa untuk mahasiswa untuk menerapkan pengetahuan akademis mereka ke dalam konsep praktis dan bersaing di tingkat internasional. Event ini bukan hanya sebuah kompetisi, tetapi juga peluang pembelajaran bagi mahasiswa yang terlibat, menciptakan pengalaman berharga bagi masa depan mereka di industri otomotif.
Mobil Formula Student Hybrid BM-15H merupakan inovasi terbaru yang diciptakan oleh tim Bimasakti UGM dalam rangka mengikuti kompetisi Formula SAE Italia. Kendaraan ini menggabungkan teknologi canggih dan desain yang efisien, dengan tujuan untuk menangkap perhatian dan meraih prestasi di tingkat internasional. BM-15H dirancang dengan mempertimbangkan kriteria performa, efisiensi, dan keamanan, sehingga memenuhi standar yang ditetapkan oleh penyelenggara kompetisi.
Dari segi teknik, BM-15H dilengkapi dengan kombinasi mesin listrik dan mesin pembakaran dalam, sehingga menjadikannya sebagai mobil hybrid yang ramah lingkungan. Mesin listrik menyediakan torsi instan dan efisiensi tinggi, sedangkan mesin pembakaran dalam berfungsi sebagai sumber daya cadangan, terutama di saat diperlukan tenaga lebih. Hal ini memungkinkan tim untuk memaksimalkan performa mobil sambil mengurangi emisi gas buang, sebuah langkah penting menuju pengembangan kendaraan masa depan yang lebih berkelanjutan.
Inovasi lain yang diterapkan pada BM-15H adalah sistem suspensi yang terintegrasi dengan teknologi yang memudahkan penyesuaian sesuai dengan kondisi lintasan. Tim Bimasakti UGM juga menerapkan material ringan namun kuat untuk kerangka mobil, sehingga meningkatkan rasio tenaga terhadap berat secara signifikan. Persiapan tim dalam pengujian adaptabilitas dan daya tahan dari komponen-komponen ini menjadi dasar penting dalam menghasilkan sebuah mobil yang tidak hanya efisien tetapi juga kompetitif dalam arena balapan.
Proses desain dan pengembangan BM-15H melibatkan penelitian serta pengujian mendalam, yang memungkinkan tim untuk mengambil keputusan berdasarkan analisis data yang akurat. Hal ini mencerminkan dedikasi tim Bimasakti UGM untuk berinovasi dan menciptakan kendaraan yang tidak hanya memenuhi harapan tim tetapi juga dapat bersaing di tingkat dunia.
Prestasi yang diraih oleh tim Bimasakti Universitas Gadjah Mada di ajang Formula SAE Italia membawa makna yang sangat signifikan tidak hanya bagi tim itu sendiri, tetapi juga bagi universitas secara keseluruhan. Keberhasilan ini mencerminkan upaya kolektif yang dilakukan oleh mahasiswa, dosen, dan pihak terkait dalam menciptakan inovasi di bidang otomotif, serta menunjukkan kapabilitas mereka dalam bersaing di tingkat internasional.
Dengan pencapaian ini, diharapkan Universitas Gadjah Mada dapat terus berinvestasi dalam pengembangan potensi mahasiswa di bidang rekayasa. Kompetisi semacam ini memberikan pengalaman berharga yang melatih keterampilan praktis, serta kemampuan problem solving yang sangat dibutuhkan di dunia industri. Tim Bimasakti telah menunjukkan bahwa dengan dedikasi dan kerja keras, prestasi yang membanggakan dapat diraih, sekaligus mengangkat nama universitas di kancah global.
Hal ini juga membuka peluang untuk kemitraan yang lebih luas dengan industri otomotif, yang ingin terlibat dalam pengembangan inovasi dan teknologi yang dihasilkan oleh mahasiswa. Diharapkan, dengan dukungan tersebut, tim Bimasakti dan universitas dapat terus berpartisipasi dalam kompetisi internasional, menjalin kolaborasi dengan institusi lain, dan memperkuat jaringan akademik yang berdampak positif pada dunia pendidikan dan industri.
Seorang anggota tim Bimasakti mengungkapkan, "Setiap peserta adalah pelajar. Kami tidak hanya berlomba, tetapi juga belajar banyak dari pengalaman ini. Prestasi ini menjadi motivasi untuk terus berinovasi dan berkontribusi lebih pada dunia otomotif.” Pernyataan ini mencerminkan semangat yang dinaungi oleh seluruh tim, dan menjadi harapan bagi masa depan partisipasi Universitas Gadjah Mada dalam kompetisi internasional. Sumber informasi: harianjogja.com











